Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Pelayanan Publik di Kecamatan Tandes Ditutup 2 Pekan untuk Jalankan Protokol Pencegahan Covid-19

Pelayanan di Kantor Kecamatan dan Kantor Kelurahan di wilayah Tandes, saat ini lebih diarahkan ke sistem online.

TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Kantor kecamatan Tandes di Surabaya tutup selama 2 pekan. Layanan publik tetap bisa diakses secara online. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pelayanan di Kantor Kecamatan dan Kantor Kelurahan di wilayah Tandes, saat ini lebih diarahkan ke sistem online.

Pasalnya, mulai hari ini kantor tersebut ditutup sementara selama 14 hari ke depan untuk menjalankan protokol pencegahan Covid-19.

"Pelayanan dari rumah, pelayanannya sekarang kan sudah online," Kata Camat Tandes, Dodot Wahluyo saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Rabu (15/4/2020).

Lurah Bugih Pamekasan Pasang Banner Larangan Masuk bagi Tukang Tagih Utang Selama Pandemi Covid-19

Kota Malang Resmi Ajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Mencegah Penyebaran Corona

Cara Cek Sebaran Virus Corona Secara Real Time via Radar Covid-19 Jawa Timur, Buka Link di Sini!

Menurut Dodot Wahluyo, berbagai pelayanan memang bisa diakses melalui online.

Sedangkan untuk pelayanan yang mengharuskan tatap muka sementara waktu memang tengah diliburkan lantaran kantor pelayanan tutup selama dua pekan.

Namun dia memastikan secara umum pelayanan bisa diakses lewat daring.

Di pihak lain, Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengutarakan hal serupa, pelayanan untuk warga saat ini memang bisa dilayani lewat online.

Apalagi, anjuran terkait penggunaan layanan online itu telah lama digalakkan lantaran pandemi Covid-19.

"Pelayanan lewat klampid.disdukcapilsurabaya.go.id," terang Febriadhitya Prajatara.

Untuk diketahui, Kantor Kecamatan dan Kelurahan di wilayah Tandes Surabaya dilakukan penutupan sementara waktu selama 14 hari ke depan mulai, Rabu (15/4/2020).

UPDATE CORONA di Sampang Rabu 15 April 2020, Jumlah ODR Capai 13.337 Orang & ODP Sebanyak 320 Orang

Muncikari Tawarkan 600 PSK, Gunakan Facebook dan WhatsApp, Pengusaha hingga Pejabat Jadi Pelanggan

Detik-detik Kerumunan Pengunjung Warkop Mendadak Buyar, Petugas Medis Ungkap 2 Warga Positif Corona

Penutupan itu menyusul adanya satu orang staf kecamatan yang meninggal dunia.

Seorang staf tersebut berjenis kelamin laki-laki dan memiliki riwayat penyakit dalam.

Sempat dirawat dan kemudian juga dilakukan tes swab.

Namun, tadi malam seorang staf tersebut menghembuskan nafas terakhirnya.

Belum bisa dipastikan, apakah seorang staf yang meninggal tersebut positif terjangkit virus corona. Sebab, hasil swab test saat ini masih belum keluar.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved