Berita Lamongan

Otak Penjambretan Ponsel di Lamongan adalah Bocah 16 Tahun, Ditangkap dan Digebuki Massa

Usia AG masih 16 tahun. Tapi dalam urusan kejahatan, tangannya sudah cekatan untuk merampas ponsel milik orang lain.

TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
Tiga tersangka yang merampas ponsel di Lamongan saat diamankan, Selasa, (29/4/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Usia AG masih 16 tahun. Tapi dalam urusan kejahatan, tangannya sudah cekatan untuk merampas ponsel milik orang lain.

Namun aksi yang dilakukan bocah tanggung asal Gresik ini menuai 'ganjaran' saat beraksi di Lamongan.

Ia bersama dua rekannya digebuki massa setelah merampas ponsel milik Mistri (35)  di Jalan Raya Kecamatan Karangbinangun,  Selasa (29/4/2020) malam.

Ketiga tersangka diadili massa hingga wajah dari beberapa anggota tubuh lainnya babak belur.

Mereka adalah FR (19), YD (19), keduanya asal Ujungpangkah, Gresik dan AG (16) asal Bungah, Gresik.

Residivis Pencurian Motor dan HP di Bangkalan, 7 Kali Beraksi, Akhirnya Ditangkap dan Digebuki Warga

Kabar Baik dari Nganjuk, Dua Orang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh dan Boleh Pulang ke Rumah

Tips Agar Ibu Hamil Sehat di Tengah Wabah Corona, Perbanyak Konsumsi Makanan yang Mengandung Protein

"Dua tersangka dewasa dan seorang di bawah umur,"  kata Kapolsek Glagah, AKP M Kosim melalui Kanit Reskrim Ipda Parno, Rabu (29/4/2020).

Penangkapan ketiga pelaku jambret bermula, saat para tersangka naik motor boncengan tiga. Begitu melihat korban Mistri sedang melintas di jalan raya, ponsel yang digenggam dirampas salah satu tersangka.

Sontak, korban kaget lalu mengejar sembari lari dan teriak minta tolong. Teriakan korban rupanya didengar sejumlah warga yang saat itu tengah nongkrong di warung kopi.

Pelaku langsung dikejar menggunakan motor.

Begitu laju motor pelaku berhasil dihadang, warga langsung berdatangan menghadiahi bogem mentah pada tiga pelaku. Bahkan pakaian yang dikenakan dilucuti oleh warga.

Ternyata di antara tersangka badannya penuh dengan tatto.

Polisi yang menerima laporan dari masyarakat, langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan ketiganya ke Polsek Glagah.   

Saat diperiksa,  para pelaku mengaku baru sekali menjambret.  setelah dilidik, TKPnya masuk wilayah Kecamatan Karangbinangun

"Karena lokasi kejadiannya berada di wilayah hukum Polsek Karangbinangun kita serahkan ketiganya ke sana," kata Kanit Reskrim Polsek Glagah,  Ipda Parno. 

Parno menghimbau kepada seluruh masyarakat Lamongan khususnya Kecamatan Glagah agar tetap waspada terhadap aksi kejahatan jalanan. Diusahakan jika sedang berkendara di jalan tidak membawa barang-barang yang dapat memicu terjadinya kriminalitas.

Masalah Keluarga Berujung Sabetan Pisau di Kepala, Polisi akan Usut Kasus Kakak Beradik Tunawicara

Tak Sampai 24 Jam Dirawat, PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Dr Koesma Tuban, Gugus Ungkap Riwayatnya

Tidur di Hutan Bambu karena Tak Mampu Bayar Kos, Warga Sumenep yang Terdampak Corona: Kami Diusir

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved