Breaking News:

Berita Pamekasan

Terminal Ronggo Sukowati Pamekasan Madura Sepi, Diperkirakan Sampai PSBB Surabaya Raya Berakhir

Terminal Ronggo Sukowati yang terletak di Jalan Raya Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, sepi dari lalu lalangnya calon penumpang.

TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN RASJID
LENGANG - Suasana terminal Ronggo Sukowati, Jl Raya Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, lengang. Tidak ada aktivitas calon penumpang dan tidak satu pun bus yang parkir. 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sejak dua hari belakangan ini, suasana di Terminal Ronggo Sukowati yang terletak di Jalan Raya Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura sepi dari lalu lalangnya calon penumpang.

Bahkan, tidak ada satu pun bus antarkota dalam provinsi (AKDP) yang parkir di dalam terminal untuk menunggu calon penumpang.

Pantauan di lapangan, Rabu (29/4/2020), puluhan warung makanan dan minuman yang berjejer di dalam Terminal Ronggo Sukowati di sisi selatan dan sisi barat tutup.

Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Madura Bertambah 3 Orang, Satu di Antaranya Datang dari Jakarta

Otak Penjambretan Ponsel di Lamongan adalah Bocah 16 Tahun, Ditangkap dan Digebuki Massa

Kok Sampai Hati Pencuri di Pamekasan Gondol Ayam Jantan Saat Ramadan, Terbongkar karena Teman Korban

Sementara yang terlihat hanya sejumlah petugas Terminal Ronggo Sukowati, petugas TNI Polri yang berjaga di dalam posko.

Sedang di tempat parkir dan penitipan sepeda motor, biasanya penuh dengan ratusan sepeda motor, hingga menjorok ke luar, namun kali ini hanya beberapa sepeda motor yang diparkir, itupun milik petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Prasarana Perhugungan (P3) LLAJ, Bangkalan

Kasatgas Terminal Ronggo Sukowati Pamekasan, UPT P3 LLAJ Bangkalan, Dinas Perhubungan Jatim, kepada TribunMadura.com, Riad Abdillah mengatakan, sejak Rabu (28/4/2020) lalu, di terminal ini sudah tidak ada lagi bus yang berangkat ke Jawa maupun yang datang ke Madura. Situasi ini diperkirakan hingga 11 Mei 2020.

Baik bus patas atau bus bumel, karena dilarang, berdasarkan surat edaran dari kementerian perhubungan dan dipertegas dengan surat edaran Gubernur Jawa Timur.

Sementara untuk bus AKAP, sudah tidak beroperasi lagi sejak, Jumat (24/4/2020) lalu.

Dikatakan, biasanya sebelum terdapat pandemic Covid-19 ini, terdapat 130 rit bus kedatangan dan pemberangkatan. Untuk bus bumel tiap 5 menit berangkat dan untuk bus patas tiap jam berangkat.

“Sejak kemarin memang sudah tidak ada lagi bus yang datang ke terminal ini maupun yang berangkat. Sehingga wajar, kalau di terminal ini sepi tidak ada aktivitas calon penumpang,” ujar Riad Abdillah.

Evaluasi Penerapan PSBB di Kota Surabaya Hari Kedua, Warung Kopi Masih Bandel Jadi Tempat Nongkrong

VIDEO VIRAL Sejoli di Kota Malang Pinjam Motor Ternyata Digondol, 3 Hari Tak Kunjung Dikembalikan

Residivis Pencurian Motor dan HP di Bangkalan, 7 Kali Beraksi, Akhirnya Ditangkap dan Digebuki Warga

Menurut Riad Abdillah, dengan tidak beroperasinya bus terdapat beberapa calon penumpang yang terlanjur datang ke terminal, kaget, sehingga calon penumpang terpaksa kembali pulang ke rumahnya.

Sedang Abdul Muhni, salah seorang sopir MPU jurusan Pamekasan – Kamal mengungkapkan, ketika bus tidak beroperasi ia mencoba untuk berangkat mencari calon penumpang tujuan Bangkalan atau Kamal. Namun, saat itu ia hanya mendapatkan seorang penumpang tujuan Bangkalan.

Selanjutnya ia berangkat dengan harapan di tengah perjalanan terdapat calon penumpang. Namun, sejak dari Pamekasan hingga Bangkalan, hanya membawa satu penumpang dan tidak ada penumpang lain yang naik.

“Di jalanan juga sepi, tidak calon penumpang yang mau naik,” kata Abdul Muhni.

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved