Breaking News:

Berita Surabaya

Komplotan Maling Sepeda Angin di Surabaya Ditembak Polisi, Berupaya Kabur dalam Proses Penangkapan

Kedua pelaku pencurian sepeda angin di Kota Surabaya itu tercatat melakukan aksi serupa di empat tempat.

TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Kapolsek Sukolilo, AKP Subiyantana (dua dari kiri) didampingi Kanit reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin (dua dari kanan) menunjukkan tersangka dan barang bukti,  Jumat (1/5/2020). 

Walhasil, kedua maling itu akhirnya ditembak bagian kakinya untuk melumpuhkan.

Setelah tak berdaya, keduanya dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk jalani perawatan.

Keduanya mengaku telah empat kali beraksi di wilayah Surabaya Timur.

Dari pengakuan Hartanto, pelaku yang merupakan eksekutor ini membekali diri dengan tang besi untuk memotong kunci sepeda angin.

Sasarannya adalah sepeda angin bernilai jual tinggi.

"Ya kalau dijual biar lumayan tinggi harganya. Biasa jual sekitar 3,5 sampai 5 juta rupiah. Itu kita bagi rata,"akunya.

Selain itu, Hartanto juga merupakan seorang residivis kasus curanmor dan judi.

Setiap kali berhasil mendapat barang curian, tersangkamenjualnya ke seorang pendah yang kini masih dalam pengejaran. FIRMAN RACHMANUDIN/FIR

Hasil Swab Test Pekerja Sampoerna Rungkut Surabaya Keluar, Sampai Kejutkan Dirut RSUD Dr Soetomo

Gubernur Khofifah Klaim Belum Terima Surat Pengajuan Penerapan PSBB dari Malang Raya hingga Kini

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved