Virus Corona di Surabaya

Hasil Swab Test Pekerja Sampoerna Rungkut Surabaya Keluar, Sampai Kejutkan Dirut RSUD Dr Soetomo

Hasil tracing klaster virus corona pabrik rokok Sampoerna Rungkut Surabaya cukup mengejutkan.

xinhuanet.com
ilustrasi - Hasil Swab Test Pekerja Sampoerna Rungkut Surabaya Keluar, Sampai Kejutkan Dirut RSUD Dr Soetomo 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ketua Tim Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi mengungkapkan, hasil tracing klaster virus corona pabrik rokok Sampoerna Rungkut Surabaya cukup mengejutkan.

Joni Wahyuhadi mengatakan, hasil swab dari pekerja industri pabrik rokok Sampoerna Rungkut Surabaya menyatakan jika  34 orang positif virus corona.

“Dari hasil swab 46 pekerja yang kemarin kita ambil, hasilnya 34 orang dinyatakan positif Covid-19," kata Joni Wahyuhadi.

Gubernur Khofifah Klaim Belum Terima Surat Pengajuan Penerapan PSBB dari Malang Raya hingga Kini

Penerapan PSBB Surabaya Raya Diperketat, Pengendara Bersuhu Tubuh Tinggi Langsung Dilarikan ke RS

2 Karyawan Sampoerna Positif Covid-19, Risma Siapkan Protokol Pencegahan Covid-19 untuk Perusahaan

"Untuk yang hari ini 42 di swab hasilnya kemungkinan besok,” sambung dia,

Dirut RSUD Dr Soetomo ini mengatakan bahwa hasil ini membuktikan bahwa virus SARS-CoV-2 penyebab dari penyakit covid-19 ini sangat menular. 

Ia kemudian menyampaikan asal muasal klaster industri rokok tersebut terbentuk.

Klaster itu diawali oleh dua orang yang mengalami sakit kemudian dimasukkan ke rumah sakit poliklinik di dalam industri tersebut.

Dua orang tersebut akhirnya meninggal dunia. 

“Setelah dua orang tersebut meninggal, maka ditelusuri ada sebanyak 16 orang dekatnya, semuanya dinyatakan positif saat rapid test,” kata Joni. 

Tracing tersebut kemudian dilanjutkan tracing sebanyak 165 orang di sekitarnya juga sudah diswab sampai sekarang kita masih menunggu hasilnya. 

Nasib Pekerja Lain Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya setelah 2 Pegawai Positif Virus Corona

Dua Pekerja Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya Positif Virus Corona, Dinyatakan Meninggal Dunia

“Lalu tracing dilakukan lagi pada 323 oang, dan ditermukan sementara ada 100 orang yang positif dalam rapid test,” tutur Joni. 

Dan dari jumlah 100 itu diisolasi di sebuah hotel dan sudah diswab secara bergelombang selama dua hari ini.

Dalam dua hari tersebut sejumlah 88 orang yang sudah diswab di RSUD dr Soetomo dan 34 dinyatakan positif Covid-19.

Sebagian masih ada yang harus menunggu hasil swabnya. 

Artinya, disampaikan dokter spesialis bedah syaraf ini, virus yang menjangkit dua orang tersebut sangat bersifat menginfeksi.

Karenanya, ia kembali mengingatkan masyarakat untuk aware dengan protokol kesehatan yang diterapkan selama Covid-19.

Menjaga physical distancing, tidak keluar rumah kecuali dalam keadaan yang sangat penting, dan tidak keluar rumah dalam kondisi tidak menggunakan masker.

“Kalau misalnya yang kita isolasi sebanyak seratus itu positif maka tentu rumah sakit bisa penuh," kata dia.

"Tentu kita tidak berharap hal tersebut terjadi, maka melakukan physical distancing, dan Selama PSBB diharapkan semua harus menaati aturan,” tegas Joni.

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved