Breaking News:

PSBB di Surabaya

Penerapan PSBB Surabaya Raya Diperketat, Pengendara Bersuhu Tubuh Tinggi Langsung Dilarikan ke RS

Kunjungan dan mobilisasi masyarakat di Surabaya Raya masih tinggi selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Surabaya Raya pada 3 hari.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Petugas saat melakukan screening kendaraan masuk ke Surabaya di hari keempat PSBB. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA -  Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Surabaya Raya akan lebih diperketat mulai Sabtu (2/5/2020) hari ini.

Hal ini menyusul setelah Pemprov Jatim dan Forkopimda Jatim melakukan evaluasi terhadap PSBB yang sudah berjalan tiga hari di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik mulai 28 - 30 April 2020.

Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono mengungkapkan, lalu lintas harian rata-rata (LHR) saat PSBB ternyata tidak berkurang banyak jika dibandingkan dengan sebelum PSBB.

Ini Alasan Wali Kota Sutiaji Ngotot Ingin PSBB Diterapkan di Malang Raya, Singgung Kasus PDP

Spoiler Episode 11 dan Link Download The World of the Married Sub Indo, Ji Sun Woo Kena Fitnah Kejam

Pelanggar Aturan PSBB Bakal Dikenai Sanksi Mulai 1 Mei 2020, Ada Tiga Tahapan yang Diterapkan

Yang berarti, kata dia, kunjungan dan mobilisasi masyarakat di Surabaya Raya masih tinggi.

"Keputusan di rapat, kita akan sedikit lebih represif," kata Heru saat ditemui usai rapat evaluasi penerapan PSBB Surabaya Raya, Jumat (1/5/2020) malam.

"Yang berboncengan diturunkan di situ, yang tidak pakai masker dikembalikan, yang kendaraan roda empat penumpangnya satu baris harus satu orang," sambung dia.

Apabila di cek poin ditemukan pengguna jalan yang temperatur tubuhnya di atas rata-rata, Heru menegaskan, orang tersebut akan langsung dilarikan ke rumah sakit rujukan terdekat.

"Dokter Kohar (Ketua Rumpun Tracing Gugas Covid-19 Jatim) sudah koordinasi dengan kabupaten kota untuk membawa pengguna jalan yang temperaturnya tinggi ke rumah sakit terdekat," tambah Sekretaris Gugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur ini.

Handuk Mandi Digunakan Temannya Menyeka Tangan Usai BAB, Gadis Ini Alami Kejadian Tak Terlupakan

Apakah Jenazah Pasien Virus Corona Dapat Menularkan Covid-19? Cek Faktanya Berikut Ini

"Di Surabaya langsung ke RSJ Menur, yang Sidoarjo dan Gresik juga begitu, diantar oleh yang bertanggungjawab masing-masing kabupaten kota," lanjut Mantan Bupati Tulungagung ini.

Lebih lanjut, Heru menjelaskan akan ada beberapa pasar dan fasilitas umum yang ditutup untuk meminimalisasi penyebaran Virus Corona (Covid-19).

"Covid-19 ini memang bisa ditanggulangi dengan social distancing, cuci tangan, pakai masker," kata dia.

"Tapi kalau di pasar bisa apa tidak, kan desak-desakan," tambahnya.

"Untuk itu beberapa pasar sudah ditutup, fasilitas umum, dan taman ditutup, mall juga begitu hanya berjualan kebutuhan obat dan kebutuhan makanan," tegas Heru

"Prinsipnya besok akan lebih represif lagi. Kalau 14 hari (selama PSBB) seperti kemarin maka hasilnya tidak akan signifikan," ucap dia.

"Jam malam akan diperketat kalau ada warung yang masih buka akan langsung ditutup," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved