Virus Corona di Sampang
Beda dari Ramadan Tahun Lalu, Wisata Religi Makam Rato Ebuh Sampang Kini Sepi Pengunjung
Sejak pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) menyerang berbagai daerah di Indonesia tempat wisata religi tersebut saat ini sepi pengunjung
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Peziarah makam Rato Ebuh Kampung Madegan Kelurahan Polagan Kecamatan/Kabupaten Sampang Madura dikenal jumlahnya membludak saat bulan suci ramadhan.
Namun, Sejak pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) menyerang berbagai daerah di Indonesia tempat wisata religi tersebut saat ini sepi pengunjung atau lengang.
Ketua Asosiasi Desa Wisata Sampang Abd Mufti membenarkan bahwa sejak pandemi covid-19 wisata religi Rato Ebuh Sampang menjadi sepi.
Bisanya pada saat bulan suci ramadhan sejumlah wisatawan lokal maupun luar kota banyak berdatangan.
"Sampai-sampai peziarah dari luar kota rombongan membawa bus mencapai belasan unit, begitupun peziarah dari mahasiswa," ujarnya kepada TribunMadura.com, Senin (4/5/2020).
• Rapid Test Pabrik Rokok Sampoerna Malang Bikin Wali Kota Sutiaji Deg-Degan, Ternyata Begini Hasilnya
• Bacaan Bilal Salat Tarawih Ramadan yang Bisa Dibaca di Rumah, Lengkap Bacaan Latin Mudah Dibaca
• Nelayan Desa Kombang, Sumenep Ini Temukan Kuda Laut, Nelayan Beberkan Khasiatnya untuk Tubuh
Dijelaskan, tingkat keramaian di wisata religi Makam Rato Ebuh rutinitas terjadi saat hendak memasuki bulan suci ramadhan dan pada saat pertengahan.
"Tapi saat ini sepi, hanya peziarah dari warga Kabupaten Sampang sendiri yang nyekar," ucap Abd Mufti.
Ia menambahkan, sepinya pengunjung terpantau sejak tiga bulan yang lalu, tepatnya pada bulan Februari 2020.
"Mungkin karena dampak virus corona, kadang-kadang peziarah dari Sampang sendiri tidak ada," keluhnya.
Kendati demikian, wisata religi Makam Rato tetap dibuka dengan catatan para peziarah harus mematuhi maklumat dari pemerintah daerah.
"Jika berkunjung peziarah harus memakai masker dan menerapkan sosial distancing atau physical distancing," pungkasnya.