Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

Stok Baju Hazmat Tenaga Kesehatan di RSUD Pamekasan Diperkirakan hanya Cukup untuk 2 Bulan Saja

Baju hazmat tenaga kesehatan penanganan pasien virus corona atau Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan diperkirakan cukup untuk 2 bulan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan dari luar - Stok Baju Hazmat Tenaga Kesehatan di RSUD Pamekasan Diperkirakan hanya Cukup untuk 2 Bulan Saja 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Tim Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, Madura, memiliki 600 Alat Pelindung Diri (APD) baju hazmat.

APD sebanyak itu diperkirakan hanya cukup dipakai tenaga kesehatan dengan kisaran waktu 2-3 bulan untuk dipakai merawat pasien positif virus corona yang dirawat di ruang isolasi RSUD Dr H Slamet Martodirdjo.

Ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Syaiful Hidayat mengatakan, saat ini tenaga kesehatan penanggulangan Covid-19 Pamekasan hanya memiliki 600 APD saja.

Pasien Virus Corona Pertama di Pabrik Rokok Sampoerna Sering Keluar Masuk Pasar Tradisional Surabaya

Download Drama Korea The World of the Married Sub Indo Episode 1 - 12, Lengkap dengan Sinopsisnya

Riwayat Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Rokok Sampoerna ke Pasar Tradisional, Warga Diimbau Waspada

Selanjutnya, baju hazmat yang sudah dipakai akan langsung dibuang untuk mencegah penularan virus corona.

"Perhitungan kita satu pasien yang dirawat karena terpapar virus corona itu butuh baju hazmat atau APD tersebut dalam sehari minimal butuh 7 baju Hazmat," kata Syaiful Hidayat kepada TribunMadura.com, Senin (4/5/2020).

"Itu tujuh baju Hazmat hanya untuk satu perawat. Kalau pasien yang positif corona itu setiap hari biasanya harus dijaga 5 perawat dan dalam sehari 3x shitf ya tinggal dikalikan saja," ucap dia.

"Berarti dalam sehari itu butuh 15 baju hazmat yang hanya sekali pakai," bebernya.

Lebih lanjut Syaiful berharap adanya bantuan APD yang terus diberikan ke Tim Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo untuk menangani pasien Covid-19.

"Bila APD lebih kan enak. Buat jaga-jaga dan antisipasi saja. Ya semoga saja tidak terpakai," tutupnya.

Sekadar informasi, saat ini di ruang isolasi RSUD Pamekasan sedang merawat tiga pasien Covid-19 asal Larangan Badung, Kecamatan Proppo, dan Kecamatan Proppo.

Sebelumnya ada 4 pasien covid-19 dan 2 PDP yang sudah dipulangkan karena sudah dinyatakan sembuh dan negatif virus corona.

Melatih Anak Berpuasa Ramadan Sejak Dini dengan Memberikan Hadiah, Baik atau Tidak?

Pendaftaran Kartu Pra Kerja hingga Gelombang 3, hanya Ada 3 Warga Sampang Dinyatakan Lolos Seleksi

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved