Virus Corona di Jawa Timur

Harga Gabah dan Beras di Tingkat Penggilingan Turun, Wagub Emil: Tren Berulang Setiap Tahun

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan April 2020, harga gabah dan beras di tingkat petani dan penggilingan menurun.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengungkapkan pendaftaran Program Prakerja ini tidak harus datang ke posko melainkan bisa melalui website www.prakerja.go.id. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan April 2020, harga gabah dan beras di tingkat petani dan penggilingan menurun.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak yang juga sekaligus Ketua Rumpun Sosial Ekonomi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur mengatakan penurunan harga gabah di bulan April memang siklus tahunan.

"Ini sifatnya memang mencerminkan tren berulang setiap tahunnya di mana harga akan sedikit turun," kata Emil Dardak, Kamis (8/5/2020).

Selain itu menurut Emil Dardak penurunan harga gabah ini masih dalam tahap yang wajar karena baik harga GKP (Gabah Kering Panen) maupun Gabah Kering Giling (GKG) masih diatas Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Jurnalis di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Pendapat Ketua Komisi I DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath

Hasil Swab Terakhir Belum Keluar, 4 Pasien Corona di Sumenep Madura Dalam Kondisi Sehat

Gelar Balap Liar Saat Sahur, 62 Remaja Malang Ditangkap Polisi, Rata-rata Pelaku Masih di Bawah Umur

"Tinggal bagaimana Satgas Pemasaran Pangan memastikan bahwa ada langkah untuk menyikapi harga pangan dari sektor pertanian," lanjutnya.

Sekadar diketahui, menurut data BPS, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan pada April 2020 sebesar Rp 10.018 per kg, turun sebesar 0,64 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp 9.671,00 per kg atau turun sebesar 1,58 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp 8.989,00 per kg atau turun sebesar 4,99 persen.

Sementara itu, harga GKP di tingkat petani turun 6,82 persen menjadi Rp 4.600 per kilogram. Lalu di tingkat penggilingan, harga turun 6,73 persen menjadi Rp 4.692 per kg secara bulanan (mtm).

Sedangkan rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp 5.671 per kg atau turun 1,64 persen dan di tingkat penggilingan Rp 5.808 per kg atau turun 1,35 persen.

Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat petani sendiri sebesar Rp 4.200 per kilogram. Sementara Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat penggilingan adalah Rp 5.250 per kilogram.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved