Virus Corona di Sumenep

Jurnalis di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Pendapat Ketua Komisi I DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath

jurnalis dituntut menyajikan produk jurnalistik yang berkualitas dan dibarengi dengan ancaman Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath saat memberikan penjelasan beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Tugas seorang jurnalis di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini mendapat tantangan berat, sebab tuntutan untuk menyajikan produk jurnalistik yang berkualitas juga dibarengi dengan ancaman terinfeksi Covid-19.

Ketua Komisi I DPRD Sumenep sekaligus Politisi PDI Perjuangan, Darul Hasyim Fath mengatakan, fungsi jurnalistik (media) tidak dapat ditanggalkan pada pandemi virus corona atau Covid-19 saat ini.

"Aktivasi fungsi jurnalistik tak mungkin di tanggalkan dalam situasi semacam ini," kata Darul Hasyim Fath saat dihubungi TribunMadura.com, Kamis (7/5/2020).

Hasil Swab Terakhir Belum Keluar, 4 Pasien Corona di Sumenep Madura Dalam Kondisi Sehat

10 Hari PSBB Surabaya, Ada 82 Tempat Usaha Dapat Teguran dari Pemkot karena Tak Patuhi Aturan

Operasi Ketupat Semeru 2020, 362 Kendaraan Dipaksa Putar Balik, Pelanggar Terbanyak Mobil Pribadi

Karena walau bagaimana pun kondisi saat ini masyarakat (publik) tetap memerlukan informasi terkini dari berbagai aspek hasil produksi media mainstream.

"Apa yang menjadi keputusan terbaru pemerintah terkait pelarangan (Covid-19) dan pengaturan lainnya media dapat menyajikan secara utuh," ucapnya.

Pandemi Covid-19 merupakan bencana ektra ordinari yang tidak lazim seperti bencana umumnya, semisal gempa, longsor atau banjir.

Menurut  Covid-19 adalah tragedi bagi dunia dan seluruh negeri, maka sangat diperlukan sensibilitas seluruh pihak dari warga hingga penyelenggara pemerintahan di daerah.

Dari sisi pencegahan diperlukan informasi yang bernas kepada warga, pemerintah menjadi mentor tunggal apa yang hendak warga lakukan dalam menjalani kesehariannya.

Muntab Lihat Ban Motor Kena Sabun, Pria Tulungagung Pukul Rahang dan Kepala Bocah hingga Bengkak

1.000 Alat Rapid Test Sudah Ada di Sampang, Ini Sasaran Tim Satgas untuk Deteksi Corona Selanjutnya

Mekanisme Pembagian Paket Sembako untuk 26.122 KK di Kota Surabaya, Penerima Bantuan Harus Difoto

"Nah, update perkembangan terbaru hanya mungkin terjadi bila pendistribusian informasi dilaksanakan dengan massif," terangnya.

Maka aktivasi fungsi jurnalistik ini tidak mungkin ditanggalkan dalam situasi semacam ini.

"Msyarakat memerlukan informasi terkini," pungkas Darul Hasyim Fath.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved