PSBB di Surabaya

PSBB Surabaya Tahap Kedua Dimulai Hari Ini, Social Distancing Masih Jadi Masalah Pengendara Roda 4

Pelanggar terpantau menurun pada hari pertama pelaksanaan PSBB Surabaya tahap kedua.

TRIBUNMADURA.COM/MAYANG ESSA
Pengecekan kendaraan di check point Bundaran Waru Kota Surabaya, Selasa (12/5/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya tahap kedua resmi diberlakukan, Selasa (12/5/2020) hari ini.

Pantauan TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ) di check point Bundaran Waru, seluruh kendaraan yang akan memasuki Kota Surabaya discreening ketat oleh petugas. 

Petugas gabungan baik dari dishub, polisi, dan TNI memantau langsung kendaraan yang masuk di lokasi.

Mobil Toyota Innova Mendadak Terbakar di Ring Road Kota Madiun, Begini Keadaan Pengemudinya

Waktu Pelaksanaan PSBB Malang Raya Belum Dipastikan, Bupati Sanusi Ungkap Kemungkinan Jadwalnya

95 Persen Pasien Virus Corona Covid-19 yang Dirawat di RSUD Dr Soetomo adalah warga Kota Surabaya

Pengecekan kendaraan di check point Bundaran Waru Kota Surabaya, Selasa (12/5/2020)
Pengecekan kendaraan di check point Bundaran Waru Kota Surabaya, Selasa (12/5/2020) (TRIBUNMADURA.COM/MAYANG ESSA)

Volume kendaraan pada hari pertama PSBB Surabaya tahap kedua terpantau padat lancar. 

“Masyarakat sudah mulai bagus dan tertib," kata Bagus,  Staff Bidang Angkutan dan Keselamatan Dishub Jatim.

"Dikarenakan PSBB tahap kedua ini sudah cukup sosialisasi, sehingga kasus pelanggaran sudah agak berkurang,” sambung dia.

Lanjut Bagus, jenis pelanggaran masih didominasi oleh kendaraan roda empat yang tidak menerapkan social distancing. 

“Kebanyakan pengendara roda empat harus diingatkan untuk mengganti tempat duduk penumpang depan ke belakang,” paparnya. 

Selain itu, jenis pelanggaran kendaraan roda dua masih didominasi tidak lengkapnya surat izin kerja.

Pengendara yang tidak memiliki surat izin kerja diminta untuk berputar balik. 

Sambut PSBB Malang Raya, Dewanti Rumpoko Godok Perwali, Pastikan Protokol Kesehatan Diperketat

Kesal Tak Diberi Bantuan Uang Rp 5 Miliar, Pria di Malang ini Bacok Bayi dan Kakek Pakai Sabit

Penulis: Mayang Essa
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved