Berita Sampang

3 Warga Sampang Terima Sertifikat Pra Kerja, Satu di Antaranya sudah Dapat Intensif selama 4 Bulan

Tiga warga Kabupaten Sampang Madura menerima sertifikat Kartu Pra Kerja, satu di antaranya sudah mendapatkan intensif Rp 600 ribu per bulan.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Suasana saat sejumlah orang melakukan pendaftaran kartu prakerja dengan didampingi oleh Diskumnaker Sampang, Rabu (29/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pendaftaran Kartu Pra Kerja di Kabupaten Sampang, Madura, sudah memasuki gelombang ke empat.

Dari empat gelombang pendaftaran Kartu Pra Kerja di Kabupaten Sampang, ada tiga pendaftar menerima sertifikat dari program tersebut.

Kasi Pelatihan Diskumnaker Sampang, Ludfi mengatakan, ada sekitar 200 orang yang sudah melakukan pendaftaran Kartu Pra Kerja melalui pendampingan di instansinya.

Inilah Poin-Poin Aturan PSBB Malang Raya, Kegiatan Ibadah hingga Jenis Usaha yang Boleh Buka

Pakai Hand Sanitizer dari Orang Tak Dikenal, Wanita Ini Tiba-Tiba Tersadar Ada di Tempat Tak Terduga

Spoiler Episode 15 Drama Korea The World of the Married, Balasan Pedih Ji Sun Woo untuk Yeo Da Kyung

Namun dari ratusan orang tersebut mayoritas gagal saat mengikuti proses seleksi sehingga gugur.

"Hingga saat ini ada tiga yang sudah mendapatkan sertifikat Kartu Pra Kerja," ujarnya kepada TribunMadura.com, Kamis (14/5/2020).

"Dari tiga orang itu, satu di antaranya sudah mendapatkan intensif Rp 600 ribu per bulan," sambung dia.

"Intensif diberikan selama empat bulan," imbuh dia.

Ludfi menyampaikan, pendaftar yang tidak kunjung diterima dalam seleksi pendaftaran Kartu Pra Kerja disarankan terus berupaya mendaftar.

Pasar Tradisional di Kabupaten Malang Diizinkan Tetap Beroperasi selama PSBB Malang Raya

Sebab, pendaftaran Kartu Pra Kerja dibuka hingga gelombang 30.

Sedangkan untuk saat ini masih gelombang 4 dan itupun belum dibuka.

Padahal, sebelumnya setiap gelombang pendaftaran Kartu Pra Kerja dimulai hari Senin dengan estimasi waktu selama empat hari.

"Kami tidak tahu penyebabnya karena kebijakan pemerintah pusat," ucapnya.

Sedangkan untuk jumlah pendaftar yang dilakukan pendampingan pada gelombang ke empat tercatat ada 36 orang.

"Kami tetap melakukan pendampingan terhadap pendaftar agar bila pendaftaran sudah dibuka tinggal klik Gabung," pungkasnya.

Wilayah Perbatasan Nganjuk Diperketat, Pemkab Optimalkan 7 Pos Check Point Tekan Sebaran Covid-19

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved