Breaking News:

PSBB di Malang

Inilah Poin-Poin Aturan PSBB Malang Raya, Kegiatan Ibadah hingga Jenis Usaha yang Boleh Buka

Beberapa aturan pada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji ternyata memiliki alasan tersendiri kenapa dirinya sejak awal ngotot untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Kota Malang. 

"Nanti akan kami siapkan. Jadi ketua takmir dan ketua yayasan harus menyesuaikan protap Covid-19," sambung dia.

Poin yang kedua ialah berkaitan dengan jenis usaha apa saja yang nantinya tetap diperbolehkan buka selama PSBB Malang Raya.

Sutiaji menyampaikan, bahwa untuk warung makan, dan toko yang membuka bahan kebutuhan pokok termasuk pasar tradisional diperbolehkan buka.

Asalkan bagi warung makan harus melakukan take away atau pesan antar.

Sedangkan untuk toko yang menjual bahan kebutuhan pokok diharuskan menyesuaikan dengan protap Covid-19 dan pembatasan jam buka mulai 04:00 WIB - 21:00 WIB.

Sementara untuk pasar tradisional diharuskan menerapkan ganjil genap bagi pedagang yang tetap berjualan.

"Seperti Mal itu tutup. Tapi yang buka supermarketnya. Seperti di Malang Town Square, malnya tutup, tapi Hypermartnya buka," jelas dia.

"Baik itu toko bangunan, toko elektronik, toko handphone itu harus tutup selama PSBB," ucapnya.

Pria kelahiran Lamongan tersebut juga menjelaskan, bahwa dalam Perwal ini telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 dan Surat Edaran Wali Kota Malang.

Sedangkan untuk yang melanggar nantinya akan diberikan sanksi sesuai yang ada di dalam Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang PSBB.

Halaman
1234
Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved