Virus Corona di Surabaya

Pemkot Surabaya Lakukan Evaluasi, Tak akan Menutup Pasar Lagi untuk Antisipasi Penyebaran Covid-19

Pemkot Surabaya memilih tidak akan menutup operasional pasar lagi terkait penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/TONY HERMAWAN
Sejumlah pedagang Pasar Kapasan, Surabaya sedang mengantri memasuki area pasar. Kedatangan mereka, dalam rangka mengemasi barang dagangan untuk mempersiapkan masa karantina, Senin (6/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURBAYA - Pemkot Surabaya memilih tidak akan menutup operasional pasar lagi terkait penanganan penyebaran virus corona.

Keputusan itu diambil berdasarkan hasil evaluasi dari langkah penutupan sejumlah pasar yang sudah dilakukan sejauh ini imbas penularan virus corona.

Pusat Perbelanjaan di Kota Kediri Terpantau Padat, Kapolresta Kediri Kota Sampaikan Ini

Wali Kota Kediri Evaluasi Bansos Corona, Ingatkan Lurah Jangan Sampai Ada Warga Kelaparan

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Lakukan Rapid Test ke Para Pengunjung dan Karyawan KDS Situbondo

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan pihaknya bakal lebih mengambil upaya pengaturan bila kemudian didapati temuan kasus corona di pasar.

“Jadi, konsep ke depannya bukan lagi ditutup pasarnya, tapi diatur sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Hebi, Sabtu (16/5/2020).

Misalnya, ketika nanti ada salah satu pedagang yang terpapar virus corona. Maka, standnya saja yang ditutup kemudian orangnya akan dirawat sesuai dengan SOP kesehatan.

Sementara aktifitas pasar akan tetap berjalan normal dengan prosedur kesehatan yang dijalankan.

Hebi mengatakan, dari apa yang telah diamati di lapangan sejauh ini, bila satu pasar dikarantina, para pedagangnya tidak berdiam diri selama 14 hari, melainkan menyebar ke pasar lain untuk berdagang.

Hal itu dianggap akan memunculkan persoalan baru nantinya.

Selain itu, aspek ekonomi juga menjadi perhatian Pemkot.

Artinya, meski upaya memutus mata rantai penyebaran terus digalakkan, persoalan ekonomi yang menyangkut warga juga tidak bisa dilupakan.

“Yang kami harapkan dua-duanya sama-sama jalan,” ujarnya menambahkan.

Sehingga dia mewanti-wanti agar protokol kesehatan dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus corona terus diperhatikan oleh seluruh pihak di pasar.

Tak hanya pedagang, melainkan juga harus menjadi kedisiplinan para pembeli.

UPDATE Corona di Kota Kediri, Tambah 1 Positif dari Penularan Transmisi Lokal, Abu Bakar: Waspada

UPDATE Virus Corona di Gresik, Pasien Positif Covid-19 Bertambah 2 Orang, Total Sementara 49 Orang

Format Kampung Tangguh Malang Bakal Diterapkan di Surabaya Raya, Khofifah Tinjau Kampung Cempluk

Mereka diminta untuk menerapkan social distancing serta physical distancing.

Bahkan, Hebi juga berharap yang datang ke pasar itu sebisa mungkin bukan orang yang rentan terkena Covid-19, seperti orang yang sudah sepuh maupun orang yang punya penyakit bawaan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved