Berita Pamekasan

Guru Non PNS di Pamekasan Bisa Dapat Bantuan Jaring Pengaman Sosial, Pemkab Kaji Perencanaannya

Guru Non- PNS di Kabupaten Pamekasan rencananya akan mendapat bantuan program jaring pengaman sosial.

TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono, Rabu (7/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Guru Non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja dalam ruang lingkup lembaga sekolah di Kabupaten Pamekasan rencananya akan mendapat bantuan program jaring pengaman sosial.

Rencana tersebut muncul seiring dengan adanya alokasi dana bantuan jaring pengaman sosial tambahan sebesar Rp 21 miliar dari Pemkab Pamekasan untuk diberikan kepada guru ngaji dan guru non kategori yang terdampak Covid-19.

Sekretaris Daerah Pamekasan, Totok Hartono mengatakan, rencana pemberian bantuan jaring pengaman sosial yang akan diberikan kepada guru non PNS akan dikaji terlebih dahulu.

Poin-Poin Penting Aturan PSBB Malang Raya di Kota Malang, Jumlah Bantuan hingga Sanksi Pelanggaran

Jelang Lebaran Idul Fitri, Petugas Gabungan Gelar Sidak Sejumlah Swalayan di Tuban, Ini Hasilnya

Sopir Angkot Disarankan Tetap di Rumah saat Penerapan PSBB Malang Raya, Bupati Sanusi: Daripada Rugi

Pengkajian itu dilakukan, kata dia, untuk melakukan penghitungan jumlah guru non PNS di Kabupaten Pamekasan yang benar-benar terdampak akibat adanya pandemi Covid-19 ini.

"Bantuan sosial untuk guru non PNS akan kita kaji dulu, karena ini kan penghitungannya harus matang," kata Totok Hartono kepada TribunMadura.com, Senin (18/5/2020).

Totok melanjutkan, setelah proses perhitungan selesai, maka pihaknya akan melakukan proses konsultasi ke aparat penegak hukum.

Konsultasi itu dilakukan, kata dia untuk meminta pendampingan serta saran perihal rencana pemberian bantuan sosial kepada guru non PNS di Pamekasan.

"Mudah-mudahan, rencana ini terealisasi," harapnya.

5 Korban Kecelakaan di Pamekasan Lumpuh hingga Diamputasi, Kasat Lantas Langsung Beri Bantuan

Pasar Arosbaya Bangkalan Disemprot Disinfektan, Masih Ditemukan Pengunjung Tak Pakai Masker

Selain itu, Totok juga menjelaskan, nantinya, guru non PNS di Kabupaten Pamekasan direncanakan akan mendapat bantuan paket sembako dan uang tunai dari Pemkab Pamekasan.

Bentuk pemberian bantuan sosial tersebut, kata dia, sama dengan bantuan yang sudah diberikan oleh Pemkab Pamekasan kepada para PKL, pelaku seni, tukang ojek dan forum becak.

Setiap guru non PNS di Kabupaten Pamekasan, diungkapkan Totok, direncanakan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu.

Bantuan tersebut akan dibagi menjadi dua bentuk, yaitu Rp 300 untuk paket sembako yang berisi, beras 15 Kg, minyak goreng 2 liter, telur 2 Kg, dan gula 2 Kg.

Sedangkan Rp 300 sisanya, kata dia, akan diberikan dalam bentuk tunai.

PSBB Malang Raya Hari Kedua, Terjadi Lonjakan Kendaraan R2 dan R4 Menuju Kota Malang

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved