Virus Corona di Tulungagung

Tulungagung Terapkan Jam Malam, Pelanggar Jadi Tim Penggali Kubur hingga Bantu Polisi di Dapur Umum

Pemkab Tulungagung memberlakukan jam malam, untuk memutus penyebaran virus corona. Bila melanggar akan dihukum dengan kerja sosial.

TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, pemberlakukan jam malam ini karena tingkat kesadaran masyarakat mulai turun. 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung memberlakukan jam malam, untuk memutus penyebaran virus corona.

Jam malam efektif diberlakukan mulai malam ini, Minggu (17/5/2020).

Setiap orang tanpa kepentingan dilarang beraktivitas mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB.

Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, pemberlakukan jam malam ini karena tingkat kesadaran masyarakat mulai turun.

Cara Mudah Mengecek Data Penerima Bantuan Sosial Melalui Online dan Aplikasi, Simak Langkahnya

Gugus Tugas Kediri Temukan 12 Orang Reaktif Seusai Salat Tarawih Bersama Pasien Positif Covid-19

Kepala Desa Duko Timur Pamekasan Serahkan BLT Dana Desa Rp 600 Ribu ke 148 Keluarga Penerima Manfaat

Masyarakat mulai mengabaikan protokol pencegahan Covid-19, seperti physical distancing dan social distancing.

"Padahal disiplin ( social distancing dan physical distacing ) adalah cara paling efektif untuk mencegah Covid-19," ujar AKBP Eva Guna Pandia.

Namun Pandia memastikan, pelaksanaan jam malam ini tidak bersifat kaku.

Warga yang memang bekerja menjelang dini hari, seperti penjual sayur dan ikan tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

Demikian juga masyarakat yang mengantar orang sakit atau mencari obat juga masih diperbolehkan.

"Nanti petugas di lapangan yang akan menanyakan kepentingan setiap orang. Diharapkan yang punya kepentingan saja yang ada di luar rumah," sambung AKBP Eva Guna Pandia.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved