Berita Malang

Belasan Mantan Napi Asimilasi di Kota Malang Dapat Bantuan Sembako pada Masa Pandemi Virus Corona

Ada 17 orang mantan napi program asimilasi di Kota Malang mendapat bantuan sembako.

TRIBUNMADURA.COM/AMINATUS SOFYA
Pemberian bantuan sembako kepada mantan narapidana program asimilasi di Kota Malang, Kamis (21/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sebanyak 17 orang mantan napi program asimilasi di Kecamatan Sukun, Kota Malang, mendapat bantuan sembako hasil sinergitas dari Lapas, Bapas, TNI/Polri dan Pertamina.

Pemberian sembako dilaksanakan di Koramil Sukun pada Kamis (21/5/2020).

“Kami seluruh elemen yang ada hari ini memperhatikan narapidana asimiliasi yang membutuhkan bantuan," kata Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Malang, Ika Yusanti.

UPDATE Kasus Virus Corona di Kota Batu Ada 10 Pasien, Pasar Jadi Klaster Baru Penyebaran Corona

Banyak Warga Berjubel ke Mall, Pria ini Gelar Aksi Pakai APD Lengkap, Bentang Poster Sindiran

Pasien Covid-19 di Surabaya Diduga Jadi Korban Penganiayaan Sesama Pasien di Ruangan Rumah Sakit

"Apalagi di masa sulit karena pandemi,” sambung dia.

Dia mengatakan, pemberian bantuan juga bertujuan mengajak masyarakat menghilangkan stigma negatif terhadap seorang mantan narapidana.

Kata Ika, mereka sama seperti masyarakat umum yang ingin tetap produktif dan lepas dari belenggu tindak kriminal.

“Ini bertujuan juga supaya masyarakat mendukung mereka untuk lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Letkol Tommy Anderson, Dandim 0833 Kota Malang menyampaikan, tidak semua mantan narapidana bakal bertindak buruk seperti yang sedang viral di media sosial.

Peningkatan Jumlah Penumpang Pesawat Disebut Jadi Penyebab Melonjaknya Kasus Covid-19 di Jawa Timur

Belakangan, kata dia, narapidana asimilasi menjadi topik perbincangan karena kembali melakukan tindak kriminal.

“Banyak dari mereka yang kemudian menjadi baik. Karena itu kita harus mendukung hal itu,” ujar Tommy.

Selain itu, dia juga sepakat bahwa masyarakat berperan penting dalam mengubah para mantan narapidana.

“Di masa sulit ini mereka kekeurangan, sehingga jangan ada stigma negatif yang kemudian membuat mereka mengulangi perbuatannya,” tandas Tommy.

Gugus Tugas: 50 Warga Tulungagung Abai Pakai Masker, Sosialisasi dan Anjuran sudah Dilakukan

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved