Berita Pamekasan

Kasus Pencurian di Kantor DPRD Pamekasan, Polisi Sudah Kantongi Ciri Pelaku, Kini Cari Bukti Kuat

Kasus pembobolan dan pencurian di kantor DPRD Pamekasan masih belum terungkap. Tapi, Polres Pamekasan mengaku sudah mengantongi ciri dari tersangka.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrohman (berpeci hitam) saat mengecek rekaman CCTV secara langsung di ruang bagian umum DPRD Pamekasan saat terjadi pembobolan dan pencurian, Senin (13/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kasus pembobolan dan pencurian di kantor DPRD Pamekasan masih belum terungkap.

Tapi, Polres Pamekasan mengaku sudah mengantongi ciri dari tersangka.

Selain itu, pihaknya masih mengumpulkan bukti agar bisa mengungkap kasus.

Pengungkapan pelaku pembobolan dan pencurian di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, yang terjadi pada Senin 13 April 2020 dini hari, belum menemukan titik terang.

Hingga saat ini, pelaku masih berkeliaran.

Sebab, ciri-ciri pelaku masih belum berhasil diungkap dan ditangkap oleh jajaran Satreskrim Polres Pamekasan.

Daftar Promo Indomaret 22 Mei 2020, Promo JSM, Hingga Promo Minyak Goreng, Nontunai Lebih Hemat

Harga iPhone Terbaru Bulan Mei 2020, Mulai dari iPhone 7, iPhone 8, iPhone 11 Hingga iPhone SE

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Andri Setya mengatakan, perkembangan kasus pembobolan dan pencurian yang terjadi di Kantor DPRD Pamekasan masih dalam tahap penyelidikan.

Saat ini, kata dia, ciri-ciri pelaku sudah dikantongi.

Namun, ia mengaku tidak ingin langsung menuduh dan melakukan penangkapan, sebab masih mengumpulkan beberapa alat bukti yang kuat.

"Kita tidak boleh gegabah melakukan penangkapan. Karena sedang melakukan praduga tidak bersalah," kata Andri Setya kepada TribunMadura.com, Jumat (22/5/2020).

Selain itu, AKP Andri Setya juga mengungkapkan, indikasi pelaku yang melakukan pembobolan dan pencurian di Kantor DPRD Pamekasan tersebut, dugaan sementara ini, mengarah kepada orang yang sering berkecimpung di Kantor DPRD tersebut.

Pasar Kolpajung Pamekasan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Pedagang Ikan PDP Meninggal Dunia

Download Lagu MP3 Aisyah Istri Rasulullah, Cover dari Nissa Sabyan, ada Juga Cover Syakir Daulay

"Kami masih belum berani menentukan. Kalau pun ciri-ciri pelaku sudah kuat kita kantongi, itu hanya sebagai petunjuk saja," ujarnya.

Tidak hanya itu, AKP Andri Setya juga membeberkan, dalam kasus pembobolan dan pencurian di Kantor DPRD Pamekasan tersebut, terdapat uang yang hilang sebesar Rp 3.3 juta.

"Kalau tidak ada alat bukti yang sangat kuat, kita juga tidak berani langsung menangkap pelaku. Kita utamakan dulu dua alat bukti yang kuat, setelah itu, baru akan kita hantam," tegasnya. 

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved