Berita Surabaya

Janjian di samping Makam dan Lakukan Tawuran, Tujuh Anggota Gengster di Bawah Umur Dibekuk Polisi

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menangkap dua kelompok gangster di bawah umur yang menggelar aksi tawuran di samping Makam Islam Bulak Rukem.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Dua kelompok gengster anak di bawah umur saat mendapat pembinaan dari polisi di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Hari Raya Idul Fitri 1441 H seharusnya dirayakan dengan hati yang penuh syukur dan penuh sukacita.

Momen tersebut merupakan sebuah kesempatan bagi umat muslim umtuk bermaaf-maafan.

Namun berbeda dengan dua kelompok ini.

Mereka adalah kelompok gengster yang nekat melakukan aksi tawuran di samping Makam Islam Bulak Rukem Timur yang terletak di Jalan Bulak Rukem Timur, No.34, Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Inovasi Lapas Lowokwaru di Tengah Wabah Corona, Sediakan Pelayanan Penitipan Barang Lewat Drive Thru

Ini Kegiatan Bek Persebaya Arif Satria Selama Lebaran, Mulai dari Ziarah hingga Menyantap Rendang

Pasien Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi Bertambah 1 Orang, Pria 24 Tahun Dirawat di Kota Surabaya

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunMadura.com, aksi tawuran dua kelompok gengster itu dibubarkan oleh Tim Patroli Sat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Dari puluhan anak-anak dan remaja tanggung, pihak kepolisian menjaring tujuh anggota gengster untuk digiring ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Ketujuh anggota gengster itu berinisial AS, NV, ND, AG,TG, DM,ADK.

Mereka masih di bawah umur 15 tahun.

"Kami amankan mereka setelah kami temukan aksi tawuran saat patroli di sekitar lokasi. Mereka lari dan hanya tujuh anak ini yang berhasil kami tangkap," kata Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Windhu, Selasa (26/5/2020).

Dua kelompok gengster anak-anak itu bernama Geng Pinggir Kuburan dan Geng Pemuda Santai.

Mereka masing-masing beranggotakan tidak kurang dari 30 orang.

Ketua Geng Pinggir Kuburan berinsial AS.

3 Pegawai Reaktif Covid-19 saat Rapid Test, Dispendukcapil Tulungagung Hentikan Pelayanan Sementara

Gara-gara Corona, Mobil Damkar Bantuan CSR dari Petronas Sampang Hanya Terpajang di Tempat Parkir

BREAKING NEWS - Toyota Kijang Nopol Surabaya Terbakar di Kab Malang, Satu Orang Luka Bakar

AS disinyalir menjadi provokator dan menyebarkan ajakan tawuran melalui whatsApp grup yang direspons para anggotanya.

"Bersama mereka, kami amankan senjata seperti gear, kayu balok, paving, pedang panjang, parrang dan besi," tambahnya.

Setelah diamankan, ketujuh anak di bawah umur itu pun diberikan pembinaan dan dipanggil orang tuanya.

Mereka diminta membuat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatannya dan diancam hukuman pidana jika sampai terulang.

"Setelah proses pembinaan, diketahui orang tuanya kami kembalikan ke orang tuanya. Dengan catatan tidak mengulangi perbuatannya kembali," tutup AKP Windhu,.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved