Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

RS Universitas Airlangga Tutup Sementara, Fokus Layani Pasien Virus Corona yang Sedang Dirawat

Rumah Sakit Universitas Airlangga ditutup sementara untuk melakukan penataan ulang dan optimalisasi pelayanan pasien.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
AFP/STR/CHINA OUT
ilustrasi - RS Universitas Airlangga Tutup Sementara, Fokus Layani Pasien Virus Corona yang Sedang Dirawat 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Rumah Sakit Universitas Airlangga ( RSUA ) untuk sementara waktu menutup layanan bagi pasien Covid-19 atau virus corona.

Penutupan layanan pasien Covid-19 untuk sementara waktu itu dilakukan guna melakukan penataan ulang dan optimalisasi pelayanan di Rumah Sakit Universitas Airlangga.

Tidak hanya itu, Lembaga Penyakit Tropis atau ITD Universitas Airlangga yang menjadi tempat pengujian sampel Covid-19 untuk sementara hanya menerima sampel dari RSUA saja.

Total Jumlah Pasien Covid-19 di Bangkalan Jadi 36 Orang, RSUD Syamrabu Siapkan Ruang Isolasi Baru

Isi Surat Siswi Pamekasan ke Menteri Nadiem Makarim, Ungkap Kesulitan Agar Bisa Belajar dari Rumah

Tenaga Kesehatan RS Universitas Airlangga Positif Covid-19, Layanan Pasien Dihentikan Sementara

Rektor Universitas Airlangga, Prof Moh Nasih mengungkapkan, hingga saat ini ada 100 lebih pasien Covid-19 yang sedang dalam perawatan di RSUA.

Prof Moh Nasih menyebut, jumlah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Universitas Airlangga semakin hari terus bertambah.

"Karena keterbatasan bed yang kami miliki, tentu kebijakan penutupan sementara kami ambil," tegasnya, Kamis (28/5/2020).

"Penutupan sementara RSUA dan ITD merupakan bagian dan upaya kami untuk melakukan perbaikan dan penataan internal," sambung dia.

Prof Nasih menegaskan pihaknya tidak ingin memaksakan untuk menerima pasien sementara kapasitas bed tidak ada. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru.

"Tidak mungkin, pasien akan dirawat seadanya atau bahkan kami taruh di IGD. Untuk itu, penutupan sementara ini merupakan ikhtiar kami bersama untuk melakukan penataan internal dan penambahan fasilitas yang masih kurang,"lanjutnya.

Penutupan sementara ini, dikatakannya, murni karena keterbatasan tempat tidur.

Meski, saat ini juga sedang dalam proses penambahan. Semua perlu waktu dan rancangan, dan dalam waktu dekat ada penambahan 100 bed

"Perihal penutupan sementara di ITD, hal itu juga berkaitan erat dengan keterbatasan SDM yang kami miliki," ungkap dia.

"Sekali lagi, penutupan sementara ini juga bagian dari ikhtiar kami untuk menyiapkan SDM dan alat pengujian yang lebih baik lagi," urainya.

Ke depan, ITD tidak ingin adanya penumpukan sampel Covid-19 yang harus menunggu lama dalam peroses pengujiannya.

Rencananya, usai penataan internal ini, sampel yang masuk pada hari itu bisa diproses dan hasilnya segera bisa diketahui.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved