Breaking News:

Virus Corona di Trenggalek

Pemudik yang Datang ke Trenggalek Disebut Bupati Mas Ipin Jadi Risiko Terbesar Penularan Covid-19

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebut, risiko penularan terbesar berasal dari pemudik yang masuk ke Trenggalek.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, saat mengumumkan dua pasien positif Covid-19 tambahan. 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebut, belum ada kluster lokal penularan Covid-19 di wilayahnya.

Ia bilang, risiko penularan terbesar berasal dari pemudik yang masuk ke Trenggalek.

"Untuk itu, kita harus jaga diri, mengurangi kegiatan berpindah tempat, khususnya dari zona pembatasan sosial berskala besar atau PSBB," kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, Minggu (31/5/2020).

Malam sebelumnya, ia mengumumkan dua pasien positif Covid-19 tambahan.

Spesifikasi dan Daftar Harga iPhone Juni 2020, Mulai iPhone SE, iPhone 7 Plus hingga iPhone 11 Pro

Update Virus Corona di Banyuwangi, 1 Orang Positif, Punya Riwayat Kontak Erat dengan Pasien Covid-19

Daftar Harga Samsung Galaxy pada Juni 2020, Mulai dari Galaxy M11 hingga Samsung Galaxy S20 Ultra

Kedua pasien itu adalah pemudik yang bekerja di Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.

Dengan tambahan itu, kasus Covid-19 di Kabupaten Trenggalek berjumlah 9 kasus. Tiga pasien di antaranya dinyatakan sembuh.

Pernyataan Mas Ipin itu ditunjang juga dengan hasil tes cepat atau rapid test hingga saat ini.

Ia mengaku, sekitar 1.500 orang telah menjalani rapid test.

Mayoritas yang dites adalah pekerja industri, pedagang dan pembeli di pasar, dan pemudik.

Sebanyak 439 pekerja di beberapa pabrik telah menjalani rapid test.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved