New Normal di Batu

8 Hotel di Kota Batu Ajukan Formulir Kesiapan Beroperasi saat New Normal, Ada yang Belum Lengkap

delapan hotel di Kota Batu telah mengajukan formulir kesiapan pembukaan saat masa new normal ke Dinas Pariwisata Kota Batu.

Penulis: Benni Indo | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
www.agoda.com
Golden Tulip Hotel and Resort di Kota Batu 

TRIBUNMADURA.COM, BATU – Sebanyak delapan hotel di Kota Batu telah mengajukan formulir kesiapan ke Dinas Pariwisata Kota Batu

Hal itu dilakukan sebagai peluang bagi perhotelan untuk kembali membuka pintu bagi wisatawan.

Beberapa di antara formulir kesiapan itu dinyatakan belum lengkap secara administarsi sehingga dikembalikan ke manajemen agar dilengkapi.

Jadwal Acara TV ANTV GTV Net TV RCTI Trans 7 Trans TV Jumat 5 Juni 2020, Ada Film Jurrasic World

Kabar Bahagia! Masyarakat Jawa Timur Bisa Kembali Salat Jumat di Masjid saat Memasuki New Normal

Fenomena Tersembunyi di Balik Meningkatnya Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jawa Timur, Apa Itu?

Formulir yang dinyatakan belum lengkap administrasi tersebut lantaran tidak mencantumkan protokoler kesehatan, susunan tim gugus tugas, hingga fasilitas kesehatan.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono mengatakan, setiap hotel harus memiliki tim gugus tugas.

Susunan tim gugus tugas di internal hotel memiliki fungsi preventif dan melaporkan kepada tim kesehatan jika ada pengunjung yang menunjukkan gejala Covid-19.

Hotel harus ketat menerapkan protokol kesehatan agar wisatawan juga disiplin.

"Di salah satu hotel, bolpoin di meja resepsionis yang habis dipakai pengunjung langsung disterilkan," kata dia.

"Tusuk gigi disiapkan juga untuk menekan tombol lift," ucap dia mencotohkan.

Penutupan Jalan Rungkut Menanggal Dilakukan hingga Berakhisnya Masa PSBB Surabaya Mendatang

Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Jawa Timur Meningkat Per 4 Juni 2020, Surabaya Sumbang Terbanyak

Kata dia, protokoler kesehatan menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi.

Bagi pengelola pariwisata dan perhotelan yang akan memulai usahanya harus menjalankan persyaratan yang dinyatakan dalam formulir kesiapan.

Disparta, Dinkes dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu telah melakukan kunjungan ke empat hotel di Kota Batu, Rabu (3/6/2020).

Kunjungan tersebut untuk memberikan sosialisasi terkait kebijakan protokoler kesehatan operasional industri pariwisata saat kenormalan baru atau new normal.

Menurutnya, ada beberapa hotel yang telah memenuhi persyaratan protokoler kesehatan.

Persyaratan itu meliputi fasilitas kesehatan lengkap, ruang isolasi, APD bagi karyawan hotel serta susunan tim gugus tugas di internal manajemen.

"Yang belum lengkap akan kami kembalikan untuk disempurnakan. Lalu diteruskan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batu untuk disurvei," terang Imam, Kamis (4/6/2020).

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko telah memberi lampu hijau kepada dunia pariwisata untuk membuka diri sejak hari pertama diterapkannya new normal.

Namun, harus dengan kelengkapan fasilitas dan persyaratan yang mendukung protokol kesehatan.

“Sekarang pun misal tempat wisata itu sudah siap, boleh buka. Tetapi terus terang belum ada tempat yang siap,” ujar Dewanti, Senin (1/6/2020).

Siap yang dimaksud Dewanti adalah siap dengan segala fasilitas dan sumber daya manusia (SDM).

Fasilitas seperti cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, karyawan yang pakai sarung tangan, pelindung wajah menjadi hal yang wajib dipenuhi.

Lalu juga standar operasional yang mengacu pada Perwali nomor 56 Tahun 2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dalam Status Transisi Darurat ke Pemulihan.

“Kemudian teknisnya diturunkan ke tempat wisata masing-masing," ucap dia.

"Hal seperti itu harus disiapkan, termasuk edukasi kepada karyawannya. Itu harus karena ini kondisi yang berbeda,” katanya.

Jumlah wisatawan yang masuk ke lokasi wisata juga harus biatasi, yakni hanya 50 persen dari kapasitas biasa.

Dewanti ingin sektor pariwisata bisa menggerakkan ekonomi kembali.

Di satu sisi, Dewanti juga tidak ingin ketika tempat wisata buka akan membuat mereka susah.

Maka dari itu, perlu tahapan yang harus dilalui. (Benni Indo)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved