Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Plasma Darah Bantuan Menkes Sudah Habis, Pasien Covid-19 yang Sembuh Diminta Donorkan Darahnya

Bantuan plasma convalescent dari Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim sudah habis.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Elma Gloria Stevani
MEDIUM
ilustrasi plasma darah 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Bantuan plasma convalescent dari Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim sudah habis.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi menjelaskan 21 pack plasma darah tersebut hanya cukup untuk 5-6 pasien dengan gejala klinis berat.

Sehingga pada Kamis (4/6/2020) bantuan tersebut sudah habis.

Tagihan Listrik Melonjak, Warga Kembali Komplain, Ini Penjelasan PLN Soal Skema Baru Hitungannya

Hadapi New Normal, Begini Persiapan SD Khadijah Wonorejo Surabaya agar Terhindar dari Covid-19

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Pamekasan Berikan Bantuan Beras ke Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Pembunuhan Sadis Tetangga di Tuban, Pelaku Tebas Tubuh Korban Pakai Sabit, Berlatar Kisah Dendam

"Ada pasien lagi yang butuh (plasma darah). Sudah kami kontak RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) semoga bisa segera datang," kata Joni.

Ia menjelaskan, Menkes memang hanya menyumbang 21 pack plasma darah untuk merangsang agar pasien yang sembuh dari Covid-19 tergerak untuk mau menyumbangkan darahnya.

Nantinya darah tersebut akan diolah oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim menjadi plasma darah yang mengandung antibodi untuk membantu pengobatan pasien Covid-19 dengan gejala klinis berat.

"Bagi orang yang sudah sembuh, umur 18-60 tahun, tidak punya penyakit lain. Bisa mendaftar ke kita. Seperti donor darah biasa," lanjutnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved