Virus Corona di Jember
Penumpang KA di Kabupaten Jember Keluhkan Biaya Rapid Test Lebih Mahal dari Tiket Kereta Api
Calon penumpang kereta api harus mengeluarkan lebih banyak ari biasanya di masa pandemi virus corona atau Covid-19.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Elma Gloria Stevani
Biaya rapid tets untuk dua orang mencapai Rp 570.000.
Surat keterangan hasil rapid test itu pun hanya berlaku tiga hari.
"Secara lisan diberitahu petugas Lab-nya, katanya berlaku tiga hari," imbuhnya.
Sementara untuk pulangnya, Puji harus naik KA bisnis Ranggajati dari Stasiun Yogyakarta Kota. Tiketnya Rp 360.000 per orang.
Puji harus segera pulang sebelum masa berlaku keterangan rapid-nya berakhir. Sedangkan sang ibu ditinggal di Yogyakarta bersama saudaranya untuk menjalani terapi.
Biaya perjalanan memakai KA bagi dua orang itu tetap lebih murah dibandingkan biaya rapid test.
Hitungan biaya dua orang dengan tiga perjalanan itu, total mencapai Rp 548.000. Sementara biaya rapid test mencapai Rp 570.000.
• PROMO JSM Alfamart Jumat 12 Juni - 14 Juni 2020, Minyak Goreng hingga Susu Harga Hemat Hanya 3 Hari!
• Ramalan Zodiak Jumat 12 Juni 2020, Hari Ini Sebagai Titik Balik Virgo Dalam Kehidupan, Cancer Bosan
• Tambah 12 Kasus Positif Corona di Kota Malang, 1 Pasien Covid-19 Sembuh dan 1 Orang Meninggal Dunia
Dari pantauan TribunMadura.com, biaya rapid test di laboratorium yang dipilih Puji terbilang murah dibandingkan beberapa tempat lain.
Di tempat lain seperti laboratorium dan RS swasta, biaya rapid test berkisar antara Rp 290.000, Rp 350.000, sampai Rp 490.000.
Sehingga itulah biaya rapid test yang dilakukan secara mandiri oleh warga.
Mulai hari ini, PT KAI Daop 9 Jember mulai mengoperasikan empat KA yakni Ranggajati, Tawangalun, Sritanjung, dan Probowangi.