Wabah Virus Corona

Jika Pilkada 2020 Digelar, Begini Skema yang Dilakukan KPU Surabaya Mengacu Protokol Kesehatan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menerapkan protokol kesehatan dalam seluruh proses tahapan pilkada.

TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Ilustrasi TPS Pemilu 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Akibat pandemi yang melanda Indonesia, membuat gelaran Pilkada 2020 mengalami kemunduran jadwal.

Selain itu, skema pencoblosan juga bakal diterapkan sesuai dengan protokol kesehatan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menerapkan protokol kesehatan dalam seluruh proses tahapan pilkada.

Pada proses pemungutan suara misalnya, KPU akan menyiapkan bilik suara khusus di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi yang berpotensi terpapar Covid-19.

"Ketika ada calon pemilih datang ke TPS yang suhunya ternyata di atas 37,5 derajat maka tak mungkin kami tolak karena juga memiliki hak suara. Solusinya, kami sediakan bilik tambahan," kata Komisioner KPU Surabaya, Naafilah Astri  ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (13/6/2020).

Ramalan Zodiak Cinta Sabtu 13 Juni 2020: Scorpio Orang Baru akan Datang, Hubungan Asmara Virgo Suram

Baca Manga One Piece Chapter 982, Kisah Aliansi Luffy yang Sudah Berada di Onigashima

Sehingga, jumlah bilik suara di tiap TPS pun bertambah dari yang awalnya dua buah menjadi empat buah.

"Bilik tambahan tersebut tetap berada satu TPS, namun untuk teknis penempatannya kami menunggu arahan KPU pusat," katanya.

Selain itu, para pemilih juga akan dibekali dengan sarung tangan sekali pakai.

"Kami memilih opsi sarung tangan sekali pakai dibandingkan alat tusuk sekali pakai karena alasan keamanan kesehatan," katanya.

Pun demikian dengan tinta yang nantinya tak lagi dicelup namun akan disemprot atau di tetes.

Halaman
12
Penulis: Bobby Koloway
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved