Breaking News:

Demo Mahasiswa PMII di Pamekasan

350 Tempat Tambang Galian C di Pamekasan Diduga Ilegal, 13 Lokasi di Antaranya Pakai Alat Berat

Sebanyak 350 tempat tambang galian C di Kabupaten Pamekasan Madura diduga ilegal.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ratusan massa aktivis PMII Cabang Pamekasan saat melakukan diskusi di depan pintu gerbang Rumah Dinas Bupati Baddrut Tamam, Kamis (25/6/2020). 

Namun lanjut Lutfi, apabila dugaan adanya tambang galian C yang diduga ilegal itu masih tidak ditutup oleh Pemkab dan Polres Pamekasan, maka masyarakat kata dia bisa menilai sendiri bagaimana kinerja dua instansi tersebut, terutama dalam hal penindakan hukum.

"Kalau tidak ditindak tegas, maka Pemkab dan Polres Pamekasan terindikasi tidak tegas dalam menindak segala bentuk pelanggaran perihal adanya tambang galian C ilegal itu," tegasnya.

Bahkan Lutfi mengecam, apabila dalam waktu sepekan ini, Pemkab dan Polres Pamekasan masih tidak melakukan penutupan, pihaknya akan kembali melakukan demonstrasi dengan jumlah massa yang lebih banyak.

"Kami juga akan melakukan audiensi ke Polda Jawa Timur agar ikut andil menertibkan dan menutup tambang galian C yang diduga banyak ilegal di Pamekasan," kecamnya.

Jokowi Minta Kasus Covid-19 di Kota Malang Berkurang dalam 2 Pekan, Sutiaji Siapkan Strategi Khusus

Sementara itu Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari mengatakan, akan menindaklanjuti temuan aktivis PMII Pamekasan perihal adanya dugaan galian C ilegal yang masih beroperasi.

Bila data yang dipaparkan oleh aktivis PMII Pamekasan itu benar adanya, maka pihaknya akan memberikan penindakan tegas dari segi hukum terhadap pemilik tambang galian C ilegal tersebut yang masih kedapatan beroperasi.

"Akan kita tindaklanjuti temuan adik-adik PMII ini, kalau memang benar adanya begitu, dari segi penindakan hukum akan kita tindak, namun tetap melihat dari semua aspek," katanya.

Selain itu, AKBP Djoko Lestari juga mengungkapkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Pamekasan untuk membahas perihal adanya temuan tambang galian C yang diduga ilegal tersebut.

Ia meminta aktivis PMII Pamekasan bersabar, sebab pihaknya masih akan melakukan kajian secara hukum.

Gugus Tugas Covid-19 Sampang Dapat Bantuan Alat PCR dari Menteri Mahfud MD, Alatnya Datang Hari ini

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved