Puskesmas Larangan Pamekasan Ditutup

2 Petugas Medis Puskesmas Larangan Pamekasan Positif Covid-19, 8 Karyawan Lainnya Dinyatakan Reaktif

Penutupan Puskesmas Larangan dilakukan sebagai buntut dari adanya dua petugas medis yang dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
UPT Puskesmas Larangan Pamekasan, Madura setelah ditutup, Selasa (30/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kepala UPT Puskesmas Larangan Pamekasan, Erlina membenarkan jika Puskesmas Larangan ditutup sementara.

Kata dia, penutupan Puskesmas Larangan dilakukan sebagai buntut dari adanya dua petugas medis yang dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19.

Erlina mengatakan, pengajuan penutupan layanan kesehatan ini sudah mendapat persetujuan dari Plt Kepala Dinkes dan Ketua Gugus Tugas Kecamatan Larangan.

BREAKING NEWS - Puskesmas Larangan Pamekasan Ditutup selama 14 Hari ke Depan

Proses Interogasi Terduga Pelaku Pembakaran Mobil Via Vallen Sedikit Terhambat, Ada Perilaku Aneh

Staf Dinkes Sampang Positif Covid-19 Meninggal Dunia, Dinas Kesehatan Lakukan Tracing Orang Terdekat

Tujuan dilakukannya penutupan tersebut, kata dia untuk menghindari terjadinya penularan virus corona yang lebih masif.

"Sejak kemarin pukul 17.00 WIB usulan untuk dilakukan lockdown (penutupan) bisa terealisasi atas izin Plt Kadinkes dengan petimbangan adanya dua petugas medis kami yang positif virus corona," kata Erlina kepada TribunMadura.com, Selasa (30/6/2020).

Erlina juga menjelaskan, dua petugas medis yang bekerja di Puskemas Larangan itu diketahui positif Covid-19, setelah hasil swab yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Covid-19 kabupaten pada Jumat 26 Juni 2020.

Lalu, pada Sabtu 27 Juni 2020 pagi, pihaknya pasung melakukan rapid test terhadap semua karyawan dan petugas medis yang bekerja di Puskesmas tersebut.

Pemkab Sumenep Disarankan Beri Izin PT Tanjung Odi Dibuka Lagi Meski Sempat Jadi Klaster Covid-19

Hasilnya, kata dia, terdapat 8 karyawan Puskemas Larangan dinyatakan reaktif Covid-19.

"Kemudian Sabtu 27 Juni 2020 sore, kami langsung mengajukan permohonan untuk lockdown," kata dia.

"Karena delapan karyawan kami itu ada tambahan yang reaktif Covid-19," ujarnya.

Tidak hanya itu, Erlina juga menjelaskan masa penutupan Puskesmas Larangan Pamekasan ini akan berlangsung sedari 28 Juni - 11 Juni 2020.

Sementara ini kata dia, bagi masyarakat setempat yang ingin mendapatkan pelayanan pasien, akan dialihkan ke puskesmas terdekat.

Tingkah Aneh Terduga Pelaku Pembakaran Mobil Via Vallen di Kantor Polisi, Polisi Dalami Motif Pelaku

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved