Virus Corona di Sampang

Staf Dinkes Sampang Positif Covid-19 Meninggal Dunia, Dinas Kesehatan Lakukan Tracing Orang Terdekat

Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang meninggal dunia akibat terjangkit virus corona Covid-19.

www.aa.com.tr
ilustrasi - Staf Dinkes Sampang Positif Covid-19 Meninggal Dunia, Dinas Kesehatan Lakukan Tracing Orang Terdekat 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kabar duka datang dari keluarga besar Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Madura.

Satu staf Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang meninggal dunia akibat terjangkit virus corona Covid-19.

Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang itu bernama Ruri Henri Agustina yang meninggal pada Senin (29/6/2020) malam.

Satpol PP Sampang Datangi Toko Kelontong di Pinggir Jalan, Tegur Pemilik Karena Tak Punya Surat IMB

Proses Interogasi Terduga Pelaku Pembakaran Mobil Via Vallen Sedikit Terhambat, Ada Perilaku Aneh

BREAKING NEWS - Mobil Via Vallen Dibakar Orang Tak Dikenal, Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku

Kabid Yankes Dinkes Sampang, Yuliono membenarkan bahwa salah satu stafnya meninggal dunia karena positif Covid-19.

Yuliono mengatakan, Ruri Henri Agustina merupakan salah satu tenaga kesehatan yang sebelumnya melakukan rapid tes massal di Pasar Srimangunan.

Namun, dirinya tidak dapat memastikan apakah Ruri terjangkit Covid-19 klaster pasar atau tidak.

"Kita masih melakukan tracing kepada orang yang pernah kontak langsung dengan bersangkutan," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (30/6/2020).

Terlebih, saat mengetahui salah satu stafnya tersebut positif covid-19, pihaknya melakukan rapid tes terhadap seluruh staf Yankes dan hasilnya ada yang reaktif.

"Ditengah menjalankan rapid tes, kami menutup pelayanan Yankes sementara," terangnya.

Polsek Tlanakan Pamekasan Bagikan Sembako Gratis untuk Warga, Sambut HUT Bhayangkara ke-74

UPDATE Virus Corona di Kediri, Ada 5 Kasus Baru dari Klaster Berbeda, 2 Pasien sudah Sembuh Covid-19

Terpisah, suami dari Ruri Henri Agustina, Mohammad Ali Yasak, menyampaikan sebelumnya istrinya melakukan perawatan medis di Rumah Sakit Pamekasan namun, nyawanya tetap tidak tertolong.

Kasi di Kantor Kecamatan Karang Penang itu menambahkan, istrinya terjangkit virus corona setelah melakukan rapid tes massal di Pasar Srimangunan.

"Untuk memberantas covid-19 istri saya sampai mengorbankan nyawanya," tuturnya.

Mengetahui hal itu, dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sampang, untuk lebih memperhatikan nasib para pejuang (tenaga kesehatan) agar tidak terjadi hal yang serupa.

"Mudah-mudahan tidak terjadi lagi tenaga medis yang harus gugur dalam melaksanakan tugas demi memberantas virus corona," harapnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved