Punya Kekayaan Triliunan Rupiah, Pria ini Hidup Pelit, Rela Cucunya Diculik Asal Tak Keluarkan Uang
Bahkan, meski kekayaannya mencapai triliunan rupiah, dirinya hanya mau mengeluarkan uang untuk menyewa kamar murah dan tiket pertunjukan yang murah.
Pada tahun 1973, cucunya mendadak diculik ketika sedang membeli komik di sebuah kios di Roma, Italia.
Kelompok penculik itu meminta uang tebusan sebanyak 17 juta dollar AS (Rp247 miliar), jika ingin cucunya dikembalikan.
Tentu saja dengan sifat kikirnya Getty lebih sayang uangnya daripada cucunya, akhirnya dia menolak untuk menebusnya.
• Update Harga HP Oppo Awal Juli 2020: F15 Rp 3,8 Juta, A92 Rp 4,1 Juta hingga Find X Rp 9,6 Juta
• Sempat Divonis Mati, Seorang Pria Hidup Kembali Sesaat Sebelum Dikremasi, Doa Sang Ibu Terkabul
• Harga Emas Senin 6 Juli 2020, Harga Emas Terpantau Naik, Simak Daftar Harga Emas Selengkapnya
Terkenal karena sikapnya yang pelit, J. Paul Getty bersikeras untuk tidak membayar uang tebusan tersebut.
"Jika saya membayar sepeser saja untuk mereka, 14 cucu saya mungkin akan jatuh pada situasi yang sama," katanya.
Dia menghitung-hitung, tebusan itu setara dengan omset harian yang dihasilkan ladang minyaknya.
Karena menolak dibayar, penculik itu melakukan sesuatu yang mengerikan pada cucu Getty.
Mereka memotong rambut dan sebagian telinga cucu Getty yang diculiknya.
Mengetahui situasi itu, Getty akhirnya mau menebusnya namun dia menawarnya dengan tebusan 3 juta dollar AS (Rp43 miliar).
Sejak saat itu kehidupan Getty hancur total, dia jatuh ke dalam obat-obatan, mabuk-mabukan, dan mengalami stroke.
Dia menderita quadriplegia yang membuatnya mengalami kebutaan sebagian, dan berakhir meninggal dunia tahun 1976 disebabkan oleh stroke.