Virus Corona di Kota Batu

Sanksi Sosial Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Kota Batu, Wajib Pungut Sampah Satu Kresek Penuh

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu & satuan pengamanan memberikan sanksi sosial bagi warga yang tidak disiplin protokol kesehatan.

TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Petugas Satpol PP Batu mengembalikan KTP setelah warga memenuhi sanksi sosial memungut sampah plastik satu kresek penuh, Minggu (5/7/2020). Sanksi sosial diberikan karena warga tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan di tempat umum. 

TRIBUNMADURA.COM, KOTA BATU - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu bersama satuan pengamanan memberikan sanksi sosial bagi masyarakat yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu dilakukan sebagai upaya memberikan edukasi sekaligus meningkatkan kesadaran warga Kota Batu agar tak menyepelekan virus corona dan menjalankan protokol kesehatan.

Seperti di Alun-alun Kota Batu.

Warga yang kedapatan tidak memakai masker ditegur oleh petugas dan pelanggar disuruh memungut sampah satu kresek penuh.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Batu, Santoso Wardoyo mengatakan, bahwa pihaknya telah memberi sanksi kepada sejumlah pengunjung yang tidak disiplin.

Sanksi itu diberikan setelah sebelumnya telah memberikan berbagai tindakan berupa teguran.

"Saksi sosial baru diterapkan hari ini mengacu Perwali Nomor 56 Tahun 2020 tentang Masa Transisi. Ini tadi kita terapkan sanksi sosial bagi yang tidak menggunakan masker di tempat umum seperti Alun-Alun, Jalan Protokol, dan Pasar Besar," ujar Santoso, Minggu (5/7/2020).

Dari hasil patroli, ada delapan orang dikenai sanksi sosial dengan menyita KTP dan mengumpulkan sampah plastik satu kresek penuh. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi terkait protokol kesehatan.

Risma Keliling Surabaya Pakai Motor Sambil Teriak Berorasi Imbau Warga Disiplin Protokol Kesehatan

Aksinya Terekam CCTV, Anak dan Wanita Curi 12 Mukena dan Sajadah di Masjid Darul Muttaqin Malang

Wali Kota Kediri Gratiskan Biaya Rapid Test Bagi Calon Mahasiswa yang Ikuti UTBK SBMPTN 2020

"Bagi yang melanggar langsung ditindak. Kami langsung menyita KTP. Kemudian kami beri kresek besar untuk mengumpulkan sampah plastik sampai penuh. Baru setelah penuh pelanggar bisa mengambil KTP," terangnya.

Patroli bakal dilakukan sehari dua kali yakni pagi dan malam. Sasarannya ke tempat keramaian selama masa transisi kenormalan baru.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved