Breaking News:

Pilada Sumenep 2020

KPU Sumenep Dapat Alokasi Tambahan Anggaran Pilkada Sumenep 2020 Rp 3,4 Miliar

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep mendapatkan tambahan anggaran pikada serentak 2020 sebesar Rp3,4 miliar.

TRIBUNMADURA/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Ketua KPU Sumenep A Warits. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep mendapatkan alokasi tambahan anggaran Pilkada serentak 2020 sebesar Rp 3,4 miliar.

Anggaran tersebut bersumber dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Alokasi tambahan anggaran itu jauh lebih rendah dari pengajuan awal yang mencapai sekitar Rp 21 miliar.

Aktivis Desak BK DPRD Pamekasan Libatkan Penegak Hukum untuk Ungkap Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Pemanggilan Bupati Lumajang ke Polda Jatim Atas Dugaan Kasus Pencemaran Nama Baik Pengusaha Tambang

BREAKING NEWS: Bupati Lumajang Thoriqul Haq Diperiksa Penyidik Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim

Ketua KPU Sumenep, A. Warist menjelaskan, tambahan anggaran itu akan digunakan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD).

Kemudian, tambahan anggaran juga akan dipakai untuk biaya rapid test seluruh penyelenggara.

Mulai dari tingkat KPU, PPK, PPS, KPPS dan PPDB.

Totalnya lebih dari 25 orang.

"Selain pengadaan APD dari tambahan anggaran itu rencananya, akan digunakan rapid test untuk seluruh penyeleggara. yakni, mulai dari tingkat KPU, PPK, PPS, KPPS dan PPDB dengan total sema 25 ribu orang," kata A. Warist, Kamis (9/7/2020).

Pasien Corona Tulungagung Tersisa 4 Orang, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Gelombang Kedua Covid-19

BREAKING NEWS - 21 ASN Pemprov Jawa Timur Terpapar Virus Corona, Termasuk Kepala Bappeda Jatim

Mayat Bayi Perempuan Tengkurap di Pantai Turut Tuban, Ditemukan Nelayan yang Cari Ikan Bersama Anak

Pihaknya mengaku, sudah merencanakan semua kebutuhan itu sesuai KPU Provinsi dan Pusat.

"Ya rencana yang sudah diajukan itu awalnya Rp 21 Miliar, namun dari anggaran itu Pemkab hanya akan mengalokasikan Rp 3,4 Miliar," katanya.

Terkait kekurangan dari rencana awal, pihaknya mengaku jika sudah menyampaikan pada KPU Pusat.

"Kekurangannya nanti bisa dipenuhi oleh APBN," kataya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved