Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Penyebab Kasus Covid-19 di Surabaya Tinggi Diungkap Dokter Tirta, Singgung Soal Pertentangan Elit

Dokter Tirta Mandira Hudhi menilai masalah penanganan Covid-19 di Jawa Timur terutama di Surabaya sangat kompleks.

istimewa
Relawan Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Tirta Mandira Hudhi di RS Lapangan Covid-19 Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya, Rabu (8/7/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Relawan Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Tirta Mandira Hudhi menilai masalah penanganan Covid-19 di Jawa Timur terutama di Kota Surabaya sangat kompleks.

Permasalahan inilah yang menghambat penanganan Covid-19 di Jawa Timur sehingga berjalan tidak optimal dan penularan masih terus terjadi.

Masalah yang pertama adalah narasi ketakutan Covid-19 yang terlalu berlebihan di Jawa Timur.

UPDATE Corona di Kabupaten Kediri Kamis 9 Juli 2020: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 261

Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Pondok Modern Gontor 2 Ponorogo Bertambah, Ada Enam Santri

Bayi Berusia 2 Hari di Kabupaten Nganjuk Terinfeksi Virus Corona Setelah Ibunya Positif Covid-19

Semenjak kasus di Surabaya meningkat drastis dan angka Kasus Covid-19 di Jawa Timur menyalib DKI Jakarta, banyak yang menarasikan seolah Surabaya seperti medan perang.

"Pokoknya medeni (menakutkan) kalau kamu ke Surabaya sudah pasti mati lah," kata dr Tirta Mandira Hudhi di RS Lapangan Covid-19 Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya, Rabu (8/7/2020).

Akibatnya banyak masyarakat Surabaya yang menolak untuk melakukan rapid test karena ketakutan yang berlebihan terhadap Covid-19.

"Mereka takut bukan karena konspirasi atau rapid test nya tidak akurat tapi karena takut tidak kerja kalau reaktif," lanjut dokter lulusan UGM ini.

Hal ini menyebabkan Tracing atau penelurusan Covid-19 di Jawa Timur sulit dilakukan sehingga penularan sulit dihentikan.

"Yang Kedua, konflik karena adanya kebijakan-kebijakan yang bertentangan satu sama lain oleh kalangan elit," kata dr Tirta.

Menurut dr Tirta Mandira Hudhi, hal tersebut menyebabkan perbedaan opini di akar rumput.

Mayat Bayi Perempuan Tengkurap di Pantai Turut Tuban, Ditemukan Nelayan yang Cari Ikan Bersama Anak

Ramalan Zodiak Kamis 9 Juli 2020, akan Ada Perubahan Besar Terjadi pada Taurus, Aquarius Memberontak

Ramalan Zodiak Keuangan Kamis 9 Juli 2020, Cancer Tetaplah Berhemat, Leo Tenggelam Dalam Pengeluaran

Halaman
12
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved