Breaking News:

Berita Malang

Rumah Kosong di Malang Nyaris Ludes Terbakar, Api Bersumber dari Korek Api yang Dimainkan Anak Kecil

Rumah kosong di Kota Malang tiba-tiba terbakar setelah anak kecil bermain korek api lalu ditinggal.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Petugas Damkar Kota Malang saat memadamkan kebakaran di sebuah rumah kosong di Jalan Polonia, Senin (13/7/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sebuah rumah kosong di Jalan Polonia, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, nyaris ludes terbakar.

Rumah kosong itu tiba-tiba terbakar setelah anak kecil bermain korek api lalu ditinggal.

Beruntung, petugas PMK Kota Malang langsung bergerak ke lokasi kejadian dan segera memadamkan api.

Siswa SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Madiun Tetap Belajar di Rumah secara Daring

Anak Gadis di Banyuwangi Dinikahkan dengan Pria 45 Tahun, Keluarga Tak Terima Lapor ke Polisi

Dinyatakan Positif Covid-19, Warga Sumenep ini Temukan Fakta Mengejutkan setelah Tes Swab Mandiri

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, kejadian kebakaran rumah kosong tersebut terjadi pada Senin (13/7/2020).

"Saat itu kami mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 10.50 WIB," kata dia kepada TribunMadura.com.

"Masyarakat memberitahu bahwa ada kejadian kebakaran di Jalan Polonia," sambung dia.

Usai mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan 4 unit mobil Damkar dan lebih kurang 20 personel.

Sampai di lokasi kejadian, petugas segera memadamkan api di lokasi kejadian.

"Beruntung api belum membesar, sehingga kami langsung lokalisir titik api. Dan sekitar 15 menit, api berhasil kami padamkan," jelasnya.

Penularan Virus Corona dari Klaster Keluarga Tinggi, Pasien Covid-19 Diajak Isolasi ke Shelter

Warga Kota Madiun Positif Virus Corona, Diduga Tertular setelah Kerabat Datang dan Menginap di Rumah

Dirinya mengungkapkan bahwa area yang terbakar adalah salah satu ruangan rumah kosong yang berukuran 4 x 10 meter.

"Tidak ada korban jiwa baik terluka maupun meninggal dunia. Awal munculnya api sendiri berasal dari anak kecil yang bermain korek lalu ditinggal," bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar tetap selalu memperhatikan sang buah hati.

"Selalu awasi anak anak ketika bermain, apalagi saat bermain di luar rumah. Jangan sampai bermain benda berbahaya seperti korek api," katanya.

" Selain membahayakan diri sendiri, juga membahayakan orang lain karena dapat menimbulkan kebakaran," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved