Breaking News:

Pekerja Bawa Hasil Negatif Corona

BREAKING NEWS: Pekerja dari Luar Kota Surabaya Wajib Bawa Hasil Rapid Test dan Swab Negatif Covid-19

Pemkot Surabaya mewajibkan setiap orang dari luar daerah menunjukkan KTP dan juga surat keterangan non reaktif rapid test atau negatif Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto, Rabu (15/7/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan revisi Perwali No 33 Tahun 2020 tentang new normal.

Perubahan Perwali nomor 33 tahun 2020 sudah ditetapkan mulai 13 Juli 2020.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, perubahan Perwali tersebut mulai berlaku setelah ditetapkan.

Dalam Perwali nomor 33 tahun 2020 terdapat penerapan jam malam beserta sanksi.

Perwali nomor 33 tahun 2020  juga mengatur tentang moda transportasi.

Viral Ibu-ibu Bawa Anak Protes, Ingin Sekolah di Pamekasan Buka Pembelajaran Tatap Muka saat Pandemi

Heboh di Medsos Dinda Hauw Nggak Bisa Masak, 2 Hal Berikut Jadi Tolok Ukur Rey Mbayang Pilih Istri

Momen Millendaru Datang ke Rumah Anang dengan Penampilan yang Makin Seksi, Lihat Ekspresi Ashanty

Pemkot Surabaya mewajibkan setiap orang dari luar daerah atau pekerja menunjukkan KTP beserta surat keterangan non reaktif rapid test atau negatif Covid-19 setelah swab test yang berlaku selama 14 hari.

Ketentuan itu termuat dalam pasal 12 poin 2 tentang pedoman pelaksanaan tatanan normal baru pada kondisi pandemi virus corona pada kegiatan bekerja di tempat kerja untuk karyawan atau pekerja.

"Terutama yang berhubungan langsung dengan masyarakat, misalnya waitres, karyawan yang punya hubungan langsung dengan masyarakat," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto, Rabu (15/7/2020).

Ketentuan tersebut sudah mulai diberlakukan dan wajib ditaati oleh setiap orang.

Setiap dua pekan, pekerja luar kota yang keluar masuk Surabaya harus mengantongi surat keterangan anyar tentang negatif Covid-19 baik dari Puskesmas maupun rumah sakit.

Perusahaan tempat seseorang itu bekerja harus memastikan seluruh karyawan yang keluar masuk Surabaya itu telah melaksanakan ketentuan itu. Komunikasi sudah terus dijalin bersama para pemilik usaha di Surabaya.

Bila terbukti melanggar, sanksinya juga bisa kena ke perusahaan tersebut.

"Kewajiban pemberi kerja, pelaku usaha, banyak juga yang sudah melakukan rapid test secara mandiri," ungkap Irvan.

Sementara bagi warga KTP luar daerah yang menetap di Surabaya bisa menggunakan surat domisili. Sebab, yang dikhawatirkan adanya transmisi penularan dari luar daerah.

Video Viral Garis Putih Physical Distancing di Lampu Merah Mojokerto Mirip Sirkuit Balapan MotoGP

Mobil Carry Terbakar di SPBU Larangan, Polisi Temukan Dugaan Pelanggaran Pengisian BBM Pakai Jeriken

Gagal Curi Motor di Genteng Surabaya, Aksi 2 Bandit Terekam CCTV, Nyaris Kepergok Warga Setempat

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved