Breaking News:

Virus Corona di Malang

Polresta Malang Kota Berikan Toleransi Bagi Pemilik SIM Mati yang Positif Covid-19, ODP dan PDP

Polresta Malang Kota memberikan toleransi atau kelonggaran bagi para ODP, PDP ataupun pasien positif Covid-19 pemilik SIM yang masa berlakunya habis.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Selama pandemi  virus corona, Satlantas Polresta Malang Kota saat ini masih memberikan toleransi atau kelonggaran bagi para orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) ataupun pasien positif Covid-19 pemilik SIM yang masa berlakunya habis.

Mereka yang masa berlaku SIM nya habis ataupun telat memperpanjang dari masa berlaku habisnya SIM, masih tetap diperkenankan memperpanjang SIM mereka tanpa diharuskan membuat SIM baru.

KAPAN Gaji ke-13 2020 Cair? Pegawai & Pensiunan di Sampang Menunggu Pencairan Gaji 13 dari Kemenkeu

Pemkot Malang akan Dapat Bantuan Alat Test PCR Corona, Sutiaji: Masih Proses Perjalanan dari Inggris

Menikmati Suasana Salju Gondang Snow Island, Tempat Wisata yang Cocok Dikunjungi di Tengah Pandemi

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution membenarkan, toleransi waktu perpanjangan SIM yang diberikan ke pada pasien ODP, PDP ataupun pasien tersebut.

"Iya kami berikan toleransi, karena dalam keadaan yang tidak memungkinkan. Mereka diperkenankan untuk memperpanjang SIM, tanpa diharuskan membuat SIM baru," ujarnya kepada TribunMadura.com, Senin (20/7/2020).

Mengenai syarat utama untuk bisa mendapatkan kelonggaran perpanjangan SIM bagi para ODP, PDP ataupun pasien positif, dijelaskan Kasatlantas jika mereka harus menyertakan surat keterangan dari dokter ataupun surat keterangan dari rumah sakit mengenai status mereka.

"Nanti akan diminta itu (surat keterangan) kalau mereka memang benar pasien. Kalau pasien yang berstatus itu kan nggak mungkin juga harus keluar, kan mereka harus isolasi 14 hari, kalau keluar malah bahaya," jelasnya.

Sementara itu, pihaknya juga menyampaikan, jika selama pandemi, masyarakat umum lainnya juga mendapatkan toleransi perpanjangan SIM. Namun waktu tersebut hanya berlaku hingga 31 Juli 2020.

Khofifah akan Bantu Subsidi Penyiapan Impor Indukan Sapi Bibit Unggul untuk Tingkatkan Produksi Susu

Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Tuban Tewaskan Dua Orang, Libatkan Truk Trailer dan Dua Motor

Daftar Promo Alfamart 20 Juli - 31 Juli 2020, Ada Paket Hemat Sembako hingga Kejutan Super Monday

"Diluar waktu tersebut, bila masyarakat umum tidak melakukan perpanjangan dan masa berlaku SIM nya habis. Maka masyarakat umum harus diwajibkan mengurus baru SIM," bebernya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat umum melakukan pengurusan perpanjangan secara online.

"Saat ini kan perpanjanga bisa dilakukan secara online. Jadi bisa dilakukan dimana saja. Selain mempermudah pengurusan, juga agar tidak terjadi kerumunan banyak orang di Satpas SIM," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved