Idul Adha 2020

Kisah di Balik Keistimewaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah dan Fadhilah untuk yang Berpuasa

Pada Hari Raya Idul Adha umat Islam disarankan untuk menyambutnya dengan melaksanakan amalan sunnah yang dianjurkan, satu di antaranya adalah berpuasa

Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Aqwamit Torik
istimewa
Ustaz M Nurul Muflihin selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Muhibbin Jatirogo Tuban bersama istri 

TRIBUNMADURA.COM - Sebentar lagi umat Islam akan menyambut Hari Raya Idul Adha.

Pada Hari Raya Idul Adha umat Islam disarankan untuk menyambutnya dengan melaksanakan amalan sunnah yang dianjurkan, satu di antaranya adalah berpuasa.

Puasa sunnah bisa dilaksanakan pada 9 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Banyak fadhilah atau keutamaan yang didapatkan dari 9 hari pertama puasa di bulan Dzulhijjah.

Ketua Yayasan Al Muhibbin Jatirogo Tuban, Ustaz M Nurul Muflihin menjelaskan fadhilah dan juga pahala yang didapatkan umat Islam.

1 Dzulhijjah Jatuh Pada 22 Juli 2020, Puasa 9 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah Punya Banyak Keutamaan

Fatwa MUI Tentang Panduan dan Protokol Kesehatan Pelaksanaan Salat Idul Adha di Tengah Pandemi

Larangan Memotong Kuku dan Rambut Menjelang Idul Adha Jika Berkurban, Simak Penjelasannya

Pria yang juga akrab disapa Gus Falah itu menjelaskan jika ada latar belakang kenapa banyak fadhilah yang terdapat pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Gus Falah yang juga selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Muhibbin Jatirogo, Tuban itu menjelaskan, berdasarkan kitab Durrotun Nasihin, 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah memiliki sejarah yang luar biasa.

"Allah memilih dalam setahun ada 30 hari yang dijadikan hari yang berfadhilah, hari itu adalah 10 hari terakhir di bulan Ramadan, 10 hari awal di bulan Dzulhijjah dan 10 hari bulan Asyura," jelas Gus Falah kepada Tribun.

Gus Falah juga menjelaskan, dari 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah punya keutamaan serta pahala yang sangat besar.

Berikut ini merupakan kisah dan keutamaan dari 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah:

Tanggal 1 Dzulhijjah

Tanggal 1 Dzulhijjah terdapat kisah mengenai peristiwa Nabi Adam diturunkan di bumi dan dimaafkan oleh Allah, setelah melakukan kesalahan memakan buah Khuldi.

"Jadi pertama kali Nabi Adam turun ke bumi di Srilanka dan pertama kali diampuni di tanggal 1 Dzulhijjah," jelas Gus Falah.

Ia menambahkan, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasul mengatakan "Hari di mana Nabi Adam diampuni kesalahannya oleh Allah adalah di awal Bulan Dzulhijjah, barang siapa yang berpuasa di tanggal 1 Dzulhijjah, insya Allah semua dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah seperti Nabi Adam yang diampuni kesalahannya"

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved