Virus Corona di Trenggalek

Napi Rutan Kelas IIB Trenggalek Positif Covid-19, Padahal Tak Punya Riwayat Bepergian Keluar Lapas

Napi Rutan Kelas IIB Trenggalek terpapar virus corona Covid-19, selama ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke mana pun.

TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Rutan Kelas IIB Trenggalek. 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Seorang napi Rutan Kelas IIB Trenggalek terpapar virus corona Covid-19.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek mengaku belum bisa memastikan asal penularannya.

Namun, yang pasti, napi selama ini tinggal di dalam lapas Rutan Kelas IIB Trenggalek dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke mana pun.

Listrik Rumah Warga Tulungagung Sering Padam Mendadak, PLN Sebut Layang-Layang Jadi Penyebabnya

FAKTA Kasus Penemuan Mayat Bayi di Kamar Cucu Mbah Slamet, Sang Ibu Pernah Jadi Korban Kekerasan

Penerapan Jaga Jarak dalam Sepak Bola Dinilai Sulit Dilakukan, Asisten Pelatih Arema FC Beri Saran

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek, Murti Rukyandari mengatakan, napi itu merupakan pasien Covid-19 ke-74 di Kabupaten Trenggalek.

Kata dia, usia pasien itu 35 tahun dan ber-KTP di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo.

"Sehari-harinya, pasien 74 bertugas sebagai porter untuk barang kiriman dari keluarga yang diterima dari petugas penerima barang lapas untuk diserahkan ke narapidana," kata Murti.

Sang napi juga sempat sempat mengikuti pengajian bersama dari Kementerian Agama setempat di masjid lapas.

Kegiatan itu berlangsung empat kali pada 7, 10, 14, dan 17 Juli 2020.

"Petugas kemenag menggunakan face shield dan masker, sedang narapidana sebagian tidak," sambung Murti.

Mau Belanja ke Pasar, Warga Tuban Kaget Temukan Bayi Terbungkus Sarung Hitam di Teras Rumah

Perlakuan Keji Cucu Mbah Slamet di Dalam Kamar, Bongkar Fakta Mengejutkan dari Kantong Plastik

Pada 21 Juli, pasien mengikuti tes cepat deteksi Covid-19 alias rapid test. Hasilnya rekatif.

"Tanggal 22 Juli 2020 Pasien 74 diambil spesimen swab oleh RSUD dr Soedomo," ungkapnya.

" Tanggal 23 Juli 2020 hasil swab keluar, pasien 74 dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19," sambung dia.

Kini, napi tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah khusus dalam Rutan Trenggalek dengan pemantauan tim kesehatan Puskesmas Rejowinangun.

"Juga melakukan penyemprotan di rutan, melakukan tracing lebih lanjut ke rutan, dan memberikan edukasi penerapan protokol kesehatan di rutan," sambungnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved