Virus Corona di Trenggalek

Satu Napi Positif Covid-19, Rutan Kelas IIB Trenggalek Bakal Perketat Proses Pengiriman Barang

Seorang narapidana di Rutan Kelas IIB Trenggalek dinyatakan positif terpapar virus corona setelah menjalani pemeriksaan polymerase chain reaction.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Seorang narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek dinyatakan positif terpapar virus corona setelah menjalani pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR). 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Seorang narapidana di Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas IIB Trenggalek dinyatakan positif terpapar virus corona setelah menjalani pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR).

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Trenggalek Zainal Fanani mengatakan narapidana yang menjadi pasien Covid-19 Trenggalek ke-74 itu kini menjalani karantina di sel isolasi.

Napi tersebut berusia 35 tahun asal Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo.

Parkir di Terminal Intermoda Joyoboyo Surabaya Kini Wajib Nontunai, Berikut Rincian Tarifnya!

UPDATE CORONA di Kabupaten Kediri Senin 27 Juli 2020, Pasien Positif Covid-19 Tambah 10 Kasus

Satlantas Polres Pamekasan Berikan Imbauan pada Pengendara untuk Tekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas

Dari informasi yang diperoleh TribunMadura.com, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek kini menerapkan beberapa aturan baru.

Pihak rutan memperketat alur pengiriman barang untuk para warga binaan.

"Barang kiriman kami intensifkan untuk disemprot (cairan disinfektan) sebelum dibawa ke [rutan bagian] belakang," kata Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Trenggalek Zainal Fanani, Senin (27/7/2020).

Sebenarnya pihak rutan telah menerapkan aturan yang sama untuk pengiriman barang.

Namun, kini prosesnya akan lebih diperketat.

Pengetatan ini karena napi positif Covid-19 sebelumnya bertugas sebagai porter yang mengirimkan barang kiriman untuk tahanan dari pintu dua ke pintu tiga rutan.

Salah satu dugaan, tapi terpapar virus SARS-CoV-2 dari kirim-mengirim barang tersebut.

Selain itu, pasien juga sempat mengikuti kegiatan yang digelar bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek.

Maka, pihak rutan akan menghentikan sementara kegiatan rutin itu hingga waktu yang belum ditentukan.

Stadion Gelora Joko Samudro Terima Pasien Covid-19, Hanya 4 Kriteria Pasien Ini yang Boleh Dirawat

Karyawan Koperasi Simpan Pinjam Edarkan Ribuan Butir Dobel L, HP Jadi Barang Bukti Transaksi Narkoba

Istri Rizky DAcademy, Nadya Mustika Rahayu Banjir Hujatan Netizen Setelah Foto dengan Ayu Ting Ting

"Untuk menerima kiriman tahanan baru, kami sesuai dengan arahan kementerian. Kami bisa menerima [tahanan] yang incraht atau A3 dengan syarat hasil rapid test nonreaktif," sambung Zainal.

Sebelum ini, puluhan pegawai dan warga binaan di Rutan Trenggalek juga telah mengikuti rapid test masal.
Hasilnya, empat reaktif. Seluruhnya telah menjalani tes usap atau swab.

Satu napi positif merupakan pasien ke-74. Sementara satu napi lain terkonfirmasi negatif Covid-19.

"(Yang dua orang) Sabtu sudah di-swab di RSUD dr Soedomo. Hasilnya masih menunggu," tutur dia.

Kini, napi reaktif menampati ruang isolasi yang terpisah dengan para napi lain.

Disenfeksi di Rutan juga berlangsung saban hari. Sebelumnya, kegiatan serupa berjalan berkala beberapa hari sekali.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved