Breaking News:

Virus Corona di Nganjuk

Masa Darurat Covid-19 di Nganjuk Diperpanjang Enam Pekan Setelah Kasus Positif Covid-19 Bertambah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk memperpanjang masa darurat Covid-19 selama satu enam pekan (1,5 bulan) ke depan.

Istimewa
Peta Update sebaran covid-19 Kabupaten Nganjuk. 

TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - Pemerintah Kabupaten Nganjuk memperpanjang masa darurat Covid-19 selama satu enam pekan (1,5 bulan) ke depan.

Hal itu setelah melihat angka pertambahan positif virus corona di Kabupaten Nganjuk masih terus terjadi hingga sekarang ini.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat melalui Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, sebenarnya masa darurat Covid-19 di Kabupaten Nganjuk berakhir pada 31 Juli 2020 lalu.

Namun melihat situasi dan kondisi penyebaran virus corona yang terus terjadi maka masa darurat Covid-19 diperpanjang.

Status Tanggap Darurat Covid-19 Bangkalan Diperpanjang, Kegiatan Berjalan Sesuai Protokol Kesehatan

Kapolres Pamekasan Peringati Anggotanya Tak Lakukan Kesalahan Apa Pun yang Bisa Merusak Citra Polri

BREAKING NEWS - Mayat Pria Ditemukan di Akses Jembatan Suramadu, Kondisi Wajah Berlumuran Darah

"Tentunya kami tidak berani berspekulasi dengan risiko yang tinggi kalau masa darurat dicabut tetapi kenyataanya penyebaran virus Corona masih saja terjadi, untuk itu pilihanya ya memperpanjang masa darurat Covid-19," kata Marhaen Djumadi, yang juga Wakil Bupati Nganjuk, Senin (10/8/2020).

Dijelaskan Marhaen Djumadi, nantinya setelah enam pekan penambanan masa darurat Covid-19 akan kembali dilakukan evaluasi.

Kalaupun penyebaran Covid-19 dinilai sudah mereda dan selesai maka masa darurat bisa dicabut.

Dan selanjutnya dilakukan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Kabupaten Nganjuk.

Meskipun demikian, dalam masa AKB nantinya penerapan protokol kesehatan Covid-19 masih harus dilakukan untuk betul-betul memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Jadi, kami kembali ingatkan kalau sekarang ini di Kabupaten Nganjuk belum ada penerapan AKB, tapi yang ada masa persiapan AKB. Namun berbagai kegiatan masyarakat sudah mulai dapat dilaksanakan secara terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat, termasuk persiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara terbatas tingkat SMA dan SMK serta PKBL," ucap Marhaen Djumadi.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved