Breaking News:

Berita Tulungagung

BPJS Ketenagakerjaan Tulungagung Usulkan Lebih Dari 20.000 Pekerja Dapat Bantuan Rp 600 Ribu

Lebih dari 20.000 pekerja penerima upah di Kabupaten Tulungagung yang diusulkan menerima bantuan subsdi upah Rp 600 ribu.

TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Layanan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan KCP Tulungagung,  Selasa (11/8/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Ada lebih dari 20.000 pekerja penerima upah di Kabupaten Tulungagung yang diusulkan menerima bantuan subsdi upah.

Mereka yang diusulkan adalah yang tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dari Kabupaten Tulungagung

Selain itu para pekerja yang diusulkan tersebut tercatat selama ini menerima upah di bawah Rp 5.000.000.

Pemkab Malang Gelar Kegiatan Amal Operasi Bibir Sumbing Gratis, Simak Syarat dan Lokasinya!

Bantuan Rp 600 Ribu untuk Pekerja Langsung Masuk Rekening, Simak Skema, Jadwal Serta Syaratnya

Di Bawah Guyuran Hujan, Persik Kediri Latihan Perdana Jelang Lanjutan Liga 1 2020, Ini Kata Pelatih

Kepala KCP BPJS Ketenagakerjaan Tulungagung, Gatot Prabowo mengatakan, pihaknya diberi waktu hingga 14 Agustus 2020 untuk mengempulkan data para pekerja.

Data itu juga termasuk nomor rekening pekerja penerima upah untuk dikirim ke pemerintah pusat.

“Pemberian Bantuan Subsidi Upah nantinya diputuskan pemerintah pusat," terang Gatot, Selasa (11/8/2020).

"Kami hanya mengumpulkan data,” sambung dia.

Di Kabupaten Tulungagung, ada 1.571 perusahaan yang aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Gatot juga telah meminta setiap perusahaan memperbarui data, terutama rekening pekerja penerima upah.

Pelaporan dilakukan melalui Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP) online.

“Kami minta pemberi kerja untuk melaporkan gaji yang sebenar-benarnya. Karena syarat penerima gaji harus kurang dari Rp 5.000.000 per bulan,” sambung Gatot.

Syarat lain pekerja yang diusulkan tidak bekerja di induk BUMN, instansi pemerintah dan bukan ASN.

Penerima bantuan bukan peserta BPJS Ketenagakerjaan mandiri, harus pekerha penerima upah.

Selama pendataan, ada kendala-kendala kecil, seperti pekerja yang tidak punya rekening.

“Kemarin kami sosialisasi ke perusahaan sampai pukul 11 malam. Jumlah akhirnya berapa, tunggu sampai tanggal 14 Agutus,” tandas Gatot. (David Yohanes/day)

Penulis: David Yohanes
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved