Virus Corona di Blitar
Muncul Klaster Covid-19 di Perkantoran dan Praktik Dokter di Kota Blitar, Pekerja Diminta Waspada
Mulai bermunculan klaster penyebaran virus corona Covid-19 di perkantoran dan praktik dokter di Kota Blitar.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar mewaspadai adanya penyebaran virus corona di perkantoran dan tempat praktik dokter.
Kini, mulai bermunculan klaster penyebaran virus corona Covid-19 di perkantoran dan praktik dokter di Kota Blitar.
"Sekarang, kami mulai mewaspadai klaster penyebaran Covid-19 di perkantoran dan tenaga kesehatan (nakes)," kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo, Kamis (20/8/2020).
• Kapolres Pamekasan Dimutasi, Jabatan AKBP Djoko Lestari Digantikan AKBP Apip Ginanjar, Ini Sosoknya
• Warga Kota Blitar Bisa Tukar Masker Lama dengan Masker Baru, Simak Cara dan Lokasi Penukarannya!
• Datangi Warga yang Demam, 2 Pegawai Puskesmas di Blitar Positif Covid-19, Puskesmas Ditutup 7 Hari
"Klaster nakes ini termasuk tempat praktik dokter," sambung dia.
Hakim mengatakan, mulai muncul beberapa klaster penyebaran Covid-19 di perkantoran dan tempat praktik dokter di Kota Blitar.
Menurutnya, untuk klaster tempat praktik dokter ada tiga kasus, termasuk kasus dr Sony yang meninggal akibat terpapar Covid-19.
"Untuk perkantoran, ada klaster di kantor Bea Cukai. Kami sudah meminta Camat untuk menutup sementara kantor Bea Cukai," ujarnya.
Dikatakannya, Gugus Tugas sudah melakukan beberapa langkah sebagai upaya mencegah munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 di perkantoran dan tempat praktik dokter.
• RSUD Waluyo Jati Probolinggo Ditutup 3 hari, Pelayanan Kesehatan Dialihkan ke Rumah Sakit Terdekat
Untuk klaster perkantoran, Gugus Tugas meminta para pemimpin lembaga memperketat penerapan protokol kesehatan.
"Terutama penggunaan sirkulasi udara di ruangan dan termasuk perjalanan dinas pegawai juga harus diperhatikan," katanya.
Sedang di klaster tempat praktik dokter, kata Hakim, Gugus Tugas berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.
Gugus Tugas meminta Dinkes berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait penanganan klaster tempat praktik dokter.
"Terkait klaster tempat praktik dokter, perlu penanganan khusus," ucap dia.
"Karena mereka terlibat langsung dengan pasien. Kami sudah minta Dinkes Berkoordinasi dengan IDI soal masalah itu," katanya.
Seperti diketahui, berdasarkan data situasi Covid-19 menyebutkan jumlah komulatif kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Blitar per Rabu (19/8/2020) mencapai 88 orang.
Rinciannya, pasien sembuh 69 orang, pasien meninggal dunia 6 orang, dan menjalani perawatan 13 orang. (sha)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/darah-pasien-virus-corona4.jpg)