Selama Pandemi, Angka Perceraian di Bandung Makin Meningkat, Viral Antrean Pengadilan Agama Mengular

Jika dilihat dari data demografis, justru yang banyak bercerai adalah golongan menengah ke bawah.

Editor: Aqwamit Torik
Tribunjabar.id/Lutfi A Mauludin
Warga Bandung antre mendaftar dan sidang gugat cerai di Pengadilan Agama Soreang Kabupaten Bandung. 

Pasalnya memang, masalah pekerjaan atau masalah keuangan, bisa memperparah kondisi yang telah ada.

Aulia menyarankan, harusnya pemerintah lebih peka dalam membuat jejaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Di media sosial, viral sebuah video yang menunjukkan antrean di Pengadilan Agama Soreang, Kabupaten Bandung.
Di media sosial, viral sebuah video yang menunjukkan antrean di Pengadilan Agama Soreang, Kabupaten Bandung. (Istimewa)

Jika ada bantuan langsung tunai, maka bantuan itu harus tepat sasaran, disalurkan kepada orang yang membutuhkan.

"Contoh beban anggaran mereka, misal yang tadinya gak ada pulsa untuk anak sekarang harus ada kuota untuk belajar, yang tadinya tidak ada harus ada," katanya.

Dijelaskan oleh Aulia, jika tak menerima kondisi normal baru ini, seseorang bisa saja frustrasi.

Jika frustrasi, maka nantinya bisa terjadi berbagai hal.

"Seperti berantem terus, bisa jadi yang tadinya sedikit gak marah jadi marah, dan banyak hal," ujarnya.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah Bupati Bandung, Dadang M Naser mengatakan, angka kelahiran memang meningkat.

Namun, lanjutnya, pertengkaran rumah tangga karena pendapatan berkurang juga meningkat.

Warga Bandung antre mendaftar dan sidang gugat cerai di PA Soreang Kabupaten Bandung.
Warga Bandung antre mendaftar dan sidang gugat cerai di PA Soreang Kabupaten Bandung. (Tribunjabar.id/Lutfi A Mauludin)

"Itu bukan di kita saja ( Kabupaten Bandung) di berbagai tempat juga (terjadi)," kata Dadang di Gedung Moh Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (26/8/2020).

Lebih lanjut dia mengatakan, saat terjadi hal seperti itu, ulama harus turun tangan memberikan nilai-niali religi.

Tujuannya, agar masyarakat tetap sabar dalam menghadapi bencana seperti saat ini.

"(Jadi suami istri) tidak mengambil jalan pintas, seperti gugat cerai, atau terjadi perceraian," katanya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Janda di Bandung Makin Banyak, Tingkat Perceraian Meningkat Selama Pandemi, Ternyata Ini Penyebabnya

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved