Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Penyemprotan Disinfektan Berskala Besar, Wali Kota Madiun Tabuh Genderang Perang Melawan Covid-19

Wali Kota Madiun, Maidi menabuh genderang perang melawan Covid-19. Penyemprotan disinfektan dalam skala besar kembali dilakukan.

Humas Pemkot Madiun
Wali Kota Madiun, Maidi 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Wali Kota Madiun, Maidi menabuh genderang perang melawan Covid-19.

Meski saat ini Kota Madiun berada di peringkat paling bawah dalam jumlah kasus Covid-19 di Jawa Timur, Maidi tidak ingin kecolongan.

Penyemprotan disinfektan dalam skala besar kembali dilakukan, pada Jumat (28/8/2020) pagi. Penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, bakal dioptimalkan dalam sepekan ke depan.

‘’Kota Madiun masih di peringkat paling bawah di Jawa Timur. Tapi saya minta jangan terlena. Mari kita tingkatkan lagi protokol kesehatan dan upaya pencegahan,’’ kata Maidi.

Balasan Menohok Rizky Billar untuk Rizki Ridho yang Nyinyiri Hubungannya dengan Lesty: Kurang Cerdas

Perkembangan Desa Banjar Jadi Bukti Prestasi Abdul Rozak Memenangkan Nominasi Pemuda Pelopor Jatim

Ramalan Zodiak Sabtu 29 Agustus 2020, Aquarius Mau Beli Rumah, Pesona Sagitarius Tingkatkan Kekayaan

Kegiatan pagi itu dimulai dengan menggelar apel pasukan di halaman Kantor Balai Kota Madiun. Kegiatan ini melibatkan puluhan personil gabungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI/Polri hingga Pramuka.

Tak main-main, seluruh alat penyemprotan yang dimiliki Pemkot Madiun dioperasikan. Mulai yang model alat semprot yang ditenteng di punggung, kendaraan penyemprot roda tiga dan roda empat, mobil pemadam, hingga water cannon milik Brimob.

Penyemprotan difokuskan di empat titik. Di antarnya, Kelurahan Manisrejo, Banjarejo, Winongo, dan Pasar Besar Madiun. Sementara itu, Maidi memimpin langsung penyemprotan di Kelurahan Manisrejo, Banjarejo, dan Pasar Besar.

‘’Di daerah lain kasusnya sudah mencapai ratusan. Menyesal setelah ada kejadian tiada gunanya. Makanya, kami terus berupaya melakukan pencegahan-pencegahan,’’ pungkasnya.

Selain menggalakan penyemprotan disinfektan dan bagi-bagi masker, Maidi juga mengeluarkan Peraturan Wali Kota no 39 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, pada 27 Agustus 2020.

Pengendara Motor di Tulungagung yang Tak Pakai Masker Disuruh Bersihkan Masjid Sebelum Salat Jumat

Nahas Pria Gresik Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Kebun Jagung, Ada Luka Lecet di Jari Kaki

Beredar Akun Facebook Wali Kota Malang Sutiaji Berjualan Pulsa, Pemkot Malang: Itu Tidak Benar

"Perwali sudah saya tanda tangani, ada sanksi, sanksi khusus di Kota Madiun. Karena ini masalah Covid-19, sanksinya pencegahan Covid-19, artinya tidak didenda Rp 200 ribu, KTP disita, tidak," kata Maidi.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved