Breaking News:

Virus Corona di Kota Batu

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Penyedia Biro Jasa Layanan Haji dan Umrah di Kota Batu Terpukul

Pandemi Covid-19 yang belum berakhir menjadi pukulan berat untuk pelaku jasa perjalanan umroh dan ibadah haji di Kota Batu.

Penulis: Benni Indo
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Jamaah haji asal Kota Batu disambut riang gembira oleh sanak saudara setelah selesai melaksanakan ibadah pada 2019 lalu. 

Di tahun 2020 ini, total jemaah umroh mencapai 1 juta orang.

Namun hanya 300 ribu jemaah saja yang diberangkatkan sebelum adanya moratorium.

Dengan begitu masih menyisakan 700 ribu jemaah yang belum bisa diterbangkan ke Arab Saudi.

Makin Mesra, Rizky Billar Kepergok Gendong Lesty di Balik Layar, Eks Rizki Tertawa: Ih Berdampingan

Resmi, Emil Dardak Ditugaskan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Pimpin Demokrat Jatim

Harga Garam Anjlok, Petani Tradisional di Sampang Terpuruk, Berhenti Produksi hingga Beralih Profesi

Diperkirakan per bulan nya jemaah yang diberangkatkan bisa mencapai 80 ribu jemaah, dengan asumsi biaya minimal Rp 20 juta per jemaah.

"Jadi masih 30 persen saja yang diberangkatkan," kata Joko saat sesi terakhir pelaksanaan Munas V Amphuri di Kota Batu (20/9/2020).

Potensi kerugian biro perjalanan semakin menganga, kalau memperhitungkan dampak pembatalan haji sekaligus.

Dari kuota 17.500 ribu jemaah haji khusus, terdapat 7.500 calon jemaah khusus yang berada biro perjalanan di bawah naungan Amphuri.

"Semoga pandemi segera berakhir dan segera bisa memulai ibadah ibadah ke tanah suci," imbuh Joko.

"Kami harap untuk bersabar bagi calon jamaah yang sudah melunasi. Kalau ada kesempatan akan berangkat," ucap Joko. 

Beban kerugian juga ditanggung pihak Arab Saudi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved