Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Per Hari Ini Penumpang KA Bisa Rapid Test di Stasiun Blitar dan Stasiun Jombang, Tarifnya Rp 85 Ribu

Kabar gembira bagi calon penumpang kereta api dari Stasiun Blitar dan Staisun Jombang. Rapid test bisa dilakukan di stasiun hanya dengan Rp 85 ribu.

TRIBUNMADURA.COM/HAORRAHMAN DWI SAPUTRA
Ilustrasi - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi melaksanakan rapid test masal secara acak di lima pusat perbelanjaan di Banyuwangi, Rabu (13/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM - Kabar gembira bagi calon penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Blitar dan Staisun Jombang.

Mulai hari ini, rapid test bisa dilakukan di stasiun dengan tarif lebih murah yakni Rp 85 ribu saja, dibandingkan di rumah sakit yang tarifnya Rp 150 ribu.

Ya, PT KAI Daop 7 Madiun memperbanyak fasilitas rapid test  di sejumlah stasiun Kereta Api.

Dalam tahap awal, dua fasilitas layanan pemeriksaan kondisi kesehatan calon penumpang kembali dibuka di Stasiun Jombang dan Stasiun Blitar, Senin (21/9/2020).

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, untuk tahap berikutnya fasilitas layanan pemeriksaan kondisi kesehatan juga akan dibuka di Stasiun Kertosono Nganjuk, Stasiun Kediri, dan di Stasiun Tulungangung.

"Penambahan fasilitas layanan pemeriksaan kondisi kesehatan berupa rapid tes tersebut merespon antusiasme masyarakat terhadap angkutan Kereta Api yang wajib sehat terbebas dari Covid-19," kata Ixan Hendriwintoko dalam rilisnya, Senin (21/9/2020).

Polemik Ijazah di Pilwali Pasuruan 2020, Gus Ipul Buka-bukaan Soal Riwayat Pendidikan Masing-masing

Harga Garam Anjlok, Petani Tradisional di Sampang Terpuruk, Berhenti Produksi hingga Beralih Profesi

Akhir Tahun 2020, OPD di Kabupaten Sumenep Madura Akan Dirampingkan Menjadi 24

Dijelaskan Ixfan, fasilitas layanan pemeriksaan kondisi kesehatan yang sudah dibuka sejak 30 Juli 2020 lalu di stasiun Madiun setidaknya sudah melayani sekitar 4000 orang pelanggan KA. Setiap hari layanan itu rata-rata dikunjungi 70 - 100 orang.

Menurut Ixfan, ini merupakan salah satu upaya peningkatan pelayanan yang diberikan oleh PT KAI (Persero) dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan menggunakan jasa Kereta Api di masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid-19.

Syaratnya cukup mudah. Sama halnya dengan di Stasiun Madiun, pelanggan yang akan menggunakan fasilitas rapid tes di sejumlah stasiun tersebut cukup menunjukkan kode booking/tiket KA jarak jauh, dan membayar biaya sebesar Rp 85.000.

"Dan bagi pelanggan yang akan menggunakan fasilitas tersebut diimbau untuk melakukan rapid tes sebelum hari H keberangkatan. Atau bila terpaksa, maksimal 3 jam sebelum kereta berangkat," ucap Ixfan.

Download Lagu MP3 DJ Masha And The Bear Viral di TikTok Remix Terbaru 2020, Tersedia Link dan Lirik

Download Lagu MP3 Ipank - Terlalu Sadis, Lengkap Lirik, Chord Gitar dan Cara Downloadnya

Update Harga HP Samsung Terbaru 21 September 2020: A31, A51, A80, M31, S20 Ultra, S20+ BTS Edition

PT KAI, tambah Ixfan, masih menerapkan protokol kesehatan ketat dalam operasional perjalanan kereta api, termasuk diantaranya wajib menerapkan budaya 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan). Protokol kesehatan ketat dan budaya 3M ini wajib dipatuhi oleh pelanggan maupun petuga. Hal itu juga merupakan komitmen PT KAI untuk menyediakan layanan perjalanan KA yang aman dan nyaman.

"Kami harap para pelanggan KA bisa memaksimalkan fasilitas rapid tes yang tersedia di stasiun, selain harganya terjangkau, pelayanannya juga cepat," tutur Ixfan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved