Breaking News:

Berita Sumenep

Akhir Tahun 2020, OPD di Kabupaten Sumenep Madura Akan Dirampingkan Menjadi 24

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sebentar lagi akan dirampingkan. 30 OPD dirampikngkan menjadi 24 OPD.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sebentar lagi akan dirampingkan.

Dari yang semula 30 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini akan dirampingkan menjadi 24 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kekesalan Thari Lihat Sikap Dory Harsa dan Bawa Anak Pergi dari Rumah, Mantan Istri Beberkan Nafkah

Update Harga HP Samsung Terbaru 21 September 2020: A31, A51, A80, M31, S20 Ultra, S20+ BTS Edition

Sudah Berlaku Sanksi Denda Rp 50 Ribu di Ponorogo, Jumlah Pelanggar Protokol Kesehatan Menurun

Perampingan Organisasi perangkat daerah (OPD) di kabupaten Sumenep sesuai dengan aturan pemerintah pusat soal pemangkasan OPD di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Yakni, mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18/2016 tentang Perangkat Daerah.

"Iya, saya putuskan tinggal 24 OPD sisanya," kata Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim, Senin (21/9/2020).

Perampingan Organisasi perangkat daerah (OPD) di kabupaten Sumenep juga untuk menciptakan OPD yang efektif dan responsif demi tercapainya visi dan misi Kabupaten Sumenep.

Lantas apakah perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan dampak dari pandemi Covid-19?

Abuya Busyro Karim menampik, namun hal itu sesuai dengan aturan secara nasional.

"Perampingan ini bukan karena dampak tetapi karena sesuai aturan secara nasional," katanya.

Disperdagprin Andalkan Dana Pusat untuk Pembangunan Sarana dan Prasarana Pasar Hewan Desa Aeng Sareh

Silaturahmi ke KH Kholilullah di Ponpes Al-Is’af, Achmad Fauzi Dapat Hadiah Songkok Berlambang GMNU

2 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Kembali Ditutup Sementara

Menurutnya, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan dilebur menjadi satu diantaranya seperti tiga Dinas PU, yakni Bina Marga, Cipta Karya dan Pengairan.

Sedangkan Dinas Ketenagakerjaan dimasukkan menjadi bagian dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

"Untuk Kabag juga nanti ada yang hilang, ya lihat saja nanti. Kalau OPD misalnya katakan PU semuanya menjadi satu," katanya.

Ditanya kapan targetnya perampingan selesai, pihaknya menyatakan bakal dilaksanakan tahun 2020 ini dan pengisian pejabat dalam perubahan dimaksud dilakukan Desember nanti.

"Perampingan dilaksanakan tahun ini, bahkan nanti Desember bisa saja sudah pengisiannya," ucapnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved