Breaking News:

Berita Sampang

Wadah Komunikasi Pelaku Seni Daerah, Dewan Kesenian Sampang (DKS) Didorong Kembali Aktif

DKS menjadi wadah komonikasi bagi para pelaku seni di Kabupaten Sampang untuk berkarya dan menginsipirasi kaum muda.

TRIBUNMADURA/HANGGARA PRATAMA
Kantor Disporabudpar Sampang, Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan/Kabupaten Sampang, Senin (19/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Keberadaan Dewan Kesenian Sampang (DKS) dinilai perlu diciptakan kembali setelah vakum sekitar 10 tahun lamanya.

Selama ini, DKS menjadi wadah komonikasi bagi para pelaku seni di Kabupaten Sampang untuk berkarya dan menginsipirasi kaum muda.

Dengan adanya DKS, para pelaku seni bisa melestarikan seni dan budaya di Kabupaten Sampang.

Maksimalkan Pembuatan KIA, Dispendukcapil Sampang Siap Jalin Kerja Sama dengan Dinas Pendidikan

Akhir Puncak Musim Kemarau, 5 Desa di Trenggalek Alami Kekeringan, Banyak Sumber Air yang Mati

Penyebab Listrik Padam di Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Ada Layang-Layang Tersangkut

Pekerja Seni Sampang, Hidayat Raharja mengatakan, keberadaan DKS memang perlu dibutuhkan sebagai wadah yang mengagas ide kesenian.

Terlebih, secara birokrasi, kata dia, DKS dapat dijadikan partner pemerintah daerah untuk membantu melestarikan seni dan budaya daerah.

"DKS memang bukan satu satunya lembaga untuk menggerakkan kreativitas," ujarnya kepada TribunMadura.com, Minggu (4/10/2020).

"Namun dapat lebih memajukan seni dan budaya daerah Sampang," sambung dia.

Menanggapi, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disporabudpar Sampang, Imam Sanusi menyampaikan, DKS hingga kini belum dibentuk kembali setelah Ketua DKS sebelumnya meninggal dunia.

Tempat Paling Sering Terjadi Petir di Dunia, Bisa Disambar hingga 300 Kali Setiap Tahunnya

Ponsel Mahasiswi di Kota Malang ini Raib Dibawa Kabur Maling, Gara-Gara Ditinggal di Dasbor Motor

Terlebih, menurutnya karena di internal DKS ada konflik antar pengurus. Sehingga, sejumlah pengurusnya membentuk Forum Perupa Sampang.

Kendati demikian, pihaknya akan berupaya menghadirkan kembali keberadaan DKS sebagai pembinaan kesenian dan kebudayaan Sampang.

"Kami sudah mengintruksikan Kabid Kebudayaan agar segera melakukan sosialisasi untuk dibentuk kembali tapi, masih belum ditindaklanjuti," terangnya.

"Jadi nanti saya ingatkan lagi agar segera membentuk DKS," imbuh dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved