Berita Bojonegoro

Lama Menduda, Kakek Bojonegoro Setubuhi Gadis 14 Tahun, Minuman Arak Buat Korban Tak Sadarkan Diri

Seorang kakek bernama Kamto di Bojonegoro setubuhi gadis di bawah umur. Betapa liciknya Kamto memberikan arak pada korban agar tak sadarkan diri.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD SUDARSONO
Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan saat bersama Kamto pelaku persetubuhan di bawah umur, Selasa (6/10/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, BOJONEGORO - Seorang kakek bernama Kamto di Bojonegoro melakukan persetubuhan pada seorang anak gadis di bawah umur.

Cara licik yang digunakan Kamto yang kini berusia 43 tahun pun tak main-main.

Kamto memberikan minuman jenis arak kepada korban agar tak sadarkan diri.

Seorang kakek di Bojonegoro ttersebut tak bisa berbuat banyak saat petugas polisi membekuknya.

Kakek bernama Kamto (43) tersebut gelap mata hingga melakukan persetubuhan gadis di bawah umur, sebut saja Bunga (14), di rumah pelaku Kecamatan Dander.

Daftar Kekayaan Sule yang Akan Nikahi Nathalie Holscher, Dari Mobil, Motor Gede hingga Rumah Mewah

Pemilik Akun FB Allby Madura yang Menghina Kiai Ponpes Karang Durin Serahkan Diri Ke Polres Sampang

Sutan Hadi Cahyadi Terpilih Sebagai Ketua KONI Sumenep, Berikut Program Kerja yang Akan Dilakukannya

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, saat itu pada 19 Agustus malam korban bersama temannya diminta menjaga warung milik pelaku, malam.

Lalu pukul 23.00 WIB warung ditutup karena sudah malam.

Kemudian Kamto kembali pukul 00.10 WIB dengan membawa minuman jenis arak dan mengajak bunga serta temannya untuk ikut minum.

Sempat menolak, namun korban akhirnya menuruti ajakan pria yang sudah menduda dua tahun tersebut.

Setelah ikut minum arak, korban dan temannya pusing lalu masuk kamar yang berbeda.

Pelaku lalu masuk ke kamar korban yang tak sadarkan diri, lalu disetubuhi dengan modus memijat korban dulu.

"Korban diajak mabuk kondisinya tidak sadar, lalu dipijat kemudian disetubuhi. Pelaku kita tangkap setelah adanya laporan asusila," ujar Kapolres saat ungkap kasus, Selasa (6/10/2020).

Perwira menengah itu menjelaskan, setelah selesai melakukan persetubuhan pelaku memberi sesuatu kepada korban yang saat itu tidak diketahui apa, karena korban dalam kondisi setengah sadar.

Saat korban sadar, ternyata uang Rp 200 ribu sudah di tangannya.

Reaksi Nia Ramadhani Seusai Dihujat karena Tak Bisa Bedakan Pisang Matang dan Mentah: Repot Banget

Terkuak Identitas Pria yang Diduga Kekasih Ayu Ting Ting, Muncul di IG sampai Jadi Sorotan Netizen

Curhatan Pemilik Kedai Bukit Bintang Pamekasan Usai Fasilitas Dibakar Massa, Ada Barang yang Dijarah

Korban juga merasakan kesakitan di kemaluannya, namun tidak mengetahui apakah sperma pelaku keluar di dalam atau di luar karena dalam kondisi mabuk.

"Ya korban tidak tahu karena posisinya mabuk saat disetubuhi pelaku, kita jerat undang-undang perlindungan anak ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved