Breaking News:

Berita Ponorogo

Perangkat Desa Ketahuan Selingkuh dengan Istri Orang, Kini Dituntut Warga untuk Mundur dari Jabatan

Perangkat desa Kabupaten Ponorogo dituntut mundur dari jabatannya karena ketahuan selingkuh dengan istri orang.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Musyawarah di Kantor Desa Janti, Kecamatan Slahung, Ponorogo untuk Mengklarifikasi Kasus Perselingkuhan Antara Perangkat Desa Janti dengan Warga Sekitar, Senin (5/10/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Warga Desa Janti, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, menuntut perangkat desa berinisial T untuk mundur dari jabatannya.

Warga meminta perangkat desa T untuk mundur dari jabatannya karena ketahuan selingkuh dengan istri orang.

Masyarakat dan pemuda Desa Janti menilai, T sudah tidak pantas untuk menjadi perangkat desa karena telah berbuat asusila.

Suami Syok usai Dobrak Pintu Rumah yang Terkunci, Pergoki Istri Berduaan dengan Perangkat Desa

Geger Mayat di Tengah Sawah Desa Babakbawo Gresik, Diduga Kena Serangan Jantung saat Cari Rumput

Ulah Nakal Rahnoyo di Kamar Mandi Buat Tetangganya Menjerit, Nyaris Jadi Amukan Warga Karena Ponsel

Pada saat mediasi digelar, T enggan mundur dari jabatannya sebelum ada kepastian hukum yang tetap.

Selain itu, ia menyebut harus diberhentikan sesuai mekanisme yang berlaku.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ponorogo, Suprianto mengatakan, orang yang bisa mengangkat atau memberhentikan perangkat desa adalah kepala desa atau lurah dengan rekomendasi dari camat.

"Semua kan sudah diatur dalam Perbup 70 tahun 2018, untuk penanganan ini Kades melaksanakan saja sesuai aturan yang berlaku sekarang," kata Suprianto, Rabu (7/10/2020).

Sebelum memberikan rekomendasi, Camat tersebut harus bisa melakukan verifikasi dan pembuktian apakah benar perangkat desa tersebut melakukan pelanggaran-pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan.

"Walaupun yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya, tetap harus ada pembuktian karena bisa saja pengakuannya tersebut berdasarkan tekanan saat mediasi berlangsung," lanjutnya.

PT KAI Imbau Warga Patuhi Peraturan di Perlintasan Kereta Api, Ada Denda Rp 750 Ribu bagi Pelanggar

Undang Kecurigaan Polisi, Truk Box Berlabel PT Pos Indonesia ini Malah Angkut Kayu Sonokeling Curian

Berbeda halnya jika perangkat desa tersebut dengan suka rela mau mengundurkan diri, maka camat segera bisa memproses rekomendasi pemberhentian perangkat desa kepada lurah atau Kades.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved