Breaking News:

Berita Sampang

Selama Enam Bulan, 181 Lebih Warga Kabupaten Sampang Madura Derita DBD

Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meningkat dan kini mencapai 181 orang lebih.

istimewa
Nyamuk Aedes Aigypti pembawa penyakit demam berdarah 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meningkat dan kini mencapai 181 orang lebih.

Angka tersebut terhitung sejak sembilan bulan lamanya, mulai dari bulan Januari hingga bulan September 2020.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sampang, Hanian Maria mengatakan, demam berdarah dengue (DBD menyerang anak pada usia lima hingga 14 tahun, terutama anak yang duduk di Sekolah Dasar (SD).

Baca juga: Parkir Liar di Puskesmas Kedungdung Sampang Ganggu Layanan Kesehatan, Dinas Terkait Belum Bertindak

Baca juga: Download MP3 Kumpulan Lagu Nella Kharisma, Dangdut Koplo Enak Didengar, Istri Setia hingga Sayang 2

Baca juga: Download Lagu MP3 Kumpulan Musik DJ Remix Koplo Full Bass Terbaru 2020, DJ Opus hingga DJ Breakbeat

"Sedagkan bagi kalangan dewasa sangat jarang karena kekebalan tubuhnya sangat kuat," ujarnya kepada TribunMadura.com, Minggu (25/10/2020).

Kendati demikian, dari ratusan jumlah kasus positif demam berdarah dengue (DBD semuanya terselamatkan atau warga yang terjangkit tidak tidak jatuh meninggal.

"Alhamdulillah tidak ada anak yang sampai meninggal, semuanya terselamatkan," terangnya.

Hanian menambahkan, terdapat tiga kecamatan yang rawan dan memiliki tingkat kasus demam berdarah dengue (DBD paling banyak.

Baca juga: BREAKING NEWS - Selama Pandemi, PMI Kabupaten Jember Antarkan 109 Jenazah Sesuai Protokol Covid-19

Baca juga: Update Corona di Kabupaten Nganjuk Minggu 25 Oktober 2020, Total 583 Kasus dan 493 Sembuh Covid-19

Baca juga: Video Viral Belasan Siswi SMA di Bangsal Mojokerto Tawuran Antar Geng, Polisi Lakukan Penyelidikan

Yakni, Kecamatan Sampang, Karang Penang dan Kedungdung.

Menurutnya, demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Sampang diduga karena keberadaan drainase yang kurang maksimal.

“Bagi Kecamatan Karang Penang sekaligus Kedungdung karena peningkatan PHBS-nya kurang sehingga, perlu ada dorongan dari semua pihak,” pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved